Tim Ekspedisi Sriwijaya

Melihat Arca Manusia Tanjung Aro, Arca Yang Hendak Dicuri Penjajah Tapi Gagal

Tim Ekspedisi Sriwijaya tiba di Situs Megalitik Tanjung Aro, yang terletak di Desa Tanjung Aro Kecamatan Pagar Alam Utara, Kamis (29/08/2019).

Melihat Arca Manusia Tanjung Aro, Arca Yang Hendak Dicuri Penjajah Tapi Gagal
YOHANES TRINUGROHO/TRIBUNSUMSEL.COM
Tim Ekspedisi Sriwijaya tiba di Situs Megalitik Tanjung Aro, yang terletak di Desa Tanjung Aro Kecamatan Pagar Alam Utara, Kamis (29/08/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Tim Ekspedisi Sriwijaya tiba di Situs Megalitik Tanjung Aro, yang terletak di Desa Tanjung Aro Kecamatan Pagar Alam Utara, Kamis (29/08/2019).

Di Situs megalitik yang berada di areal persawahan ini, disebut sebut ada dua manusia yang dililit ular besar.

Dalam arca itu, dua manusia itu terlibat pertarungan nan sengit.

"Bagian kepala ular tengah memakan kepala seorang manusia, sementara bagian tubuh ular membelit tubuh seorang lainnya," ungkap Juru Pemelihara, Lukman.

Lukman menyebut berdasar dari penelitian arca itu berusia sekitar 1000 tahun lalu dan masih berada di lokasi tempat pertama kali ditemukan.

Lokasi arca, pada masa lampau menurut para pendahulu bukan areal persawahan namun hutan lebat yang dipenuhi pohon terutama pohon aro.

"Dari nama dusun kami ini Tanjung Aro, para pendahulu bilang disini dulu merupakan hutan lebat, adanya banyak pohon terutama pohon aro berukuran besar," katanya.

Lukman menambahkan arca manusia dililit ular itu sangat menarik perhatian para penjajah terutama Jepang. Puluhan tentara jepang ditugaskan untuk mengambil arca ini.

Mereka bukan hanya menggunakan tenaga manusia namun juga alat berat namun upaya itu sama sekali tak membuahkan hasil, arca ini tak bergeser.

"Ini sudah hendak diambil oleh tentara jepang, sudah mau diangkut tapi tak berhasil, arca ini tak bisa digeser. Mungkin masih ada yang menahan secara gaib," katanya.

Pasca kegagalan itu arca itu pun masih berada di tempatnya semula dan kini dirawat sebagai situs megalitik oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi.

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved