Curhat Suku Anak Dalam dengan Feby Deru, Begini Ungkapan Hatinya

Keberanian Saproni tak urung membuat para ibu-ibu PKK Sumsel yang hadir terpukau.

Curhat Suku Anak Dalam dengan Feby Deru, Begini Ungkapan Hatinya
Dok.Pemprov Sumsel
Ketua PKK Sumsel Feby Deru bercengkrama dengan suku anak dalam 

MUSIRAWAS, TRIBUNSUMEL.COM-
Anak bekatak bekaco mato
Anak bekarung bejam tangan
Alangka pacak ibu bekato
Seribu tahun jadi kenangan

Demikian sepenggal pantun yang dibacakan Saparoni bocah lelaki dari suku anak dalam (SAD) di hadapan Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru, Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, dan Ketua TP PKK kabupaten Muratara Lia Mustika, Rabu (28/8). Keberanian Saproni tak urung membuat para ibu-ibu PKK yang hadir terpukau.

Seperti diketahui, di mess serbaguna yang berlokasi di Kecamatan Muara Rupit Muratara, terdapat 112 orang anak suku dalam yang dibina dan dididik oleh PKK kabupaten Muratara bekerjasama dengan Dinas Pendidikan juga Dinas Sosial kabupaten Muratara.

Di aula mess tersebut suku anak dalam berkumpul dan menunjukkan kebolehannya serta menceritakan pengalamannya di hadapan Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru, Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, dan Ketua TP PKK Muratara Lia Mustika.

Seperti Sela gadis belia suku anak dalam berasal dari Nibung yang bercita-cita menjadi dokter, mengaku senang dan nyaman tinggal di mess. Ada juga Zainal Abidin remaja lelaki suku anak dalam yang tampak terharu saat menceritakan pengalamannya.

"Sebelum tinggal di mess saya tinggal di hutan dan keluar masuk hutan membantu orangtua. Saya ingin menjadi tentara", kata Zainal sembari menahan linangan air mata.

Sementara Untung remaja lelaki suku anak dalam menunjukkan kemampuan mengajinya dengan membaca surat Al Humazah secara fasih, sekaligus unjuk kepiawaian menyanyikan lagu india kesukaannya.

Tak pelak, melihat dan menyaksikan langsung kemampuan anak-anak suku dalam membuat Feby Deru terkesima kagum dan dilputi rasa haru luar biasa.

"Saya bangga dengan kalian semua. Anak-anakku dari suku anak dalam. Kalian harus menjadi diri kalian sendiri, tetap semangat belajar dan meraih cita-cita kalian setinggi mungkin", ucap Feby Deru dengan mata berkaca-kaca.

Di hadapan suku anak dalam, Feby Deru mengungkapkan dirinya paham dan mengetahui bagaimana pola hidup suku anak dalam yang selalu nomaden mencari penghidupan dari hutan. Namun demikian hal tersebut tidak diperlukan lagi, sebab kini mereka telah tinggal di dalam mess kabupaten Muratara dan menjadi orang Muratara.

Halaman
12
Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved