Berita Palembang

Kasat Pol PP Sumsel Sedih, Razia 90 Menit Terjaring 50 Pelajar Berkeliaran di Jam Belajar

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Puluhan pelajar di Palembang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Provinsi Sumatera Selatan

Kasat Pol PP Sumsel Sedih, Razia 90 Menit Terjaring 50 Pelajar Berkeliaran di Jam Belajar
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Puluhan pelajar di Palembang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (22/8/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Puluhan pelajar di Palembang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Provinsi Sumatera Selatan.

Mereka yang terjaring razia mulai dari pelajar SMP hingga SMA.

Para pelajar yang terjaring razia dikumpilkan di Aula Praja Wibawa SatPol PP Pemprov Sumsel.

"Menyedikan dan memilukan hanya dalam waktu kurang lebih 90 menit, kita dapatkan lebih dari 50 pelajar yang berkeliaran di luar sekolah pada jam belajar," kata Kepala SatPol PP Pemprov Sumsel Aris Saputra, Kamis (22/8/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, para pelajar tersebut mayoritas berada di warnet.

Jadwal MPL (Mobile Legends) Season 4, Big Match Minggu ini Onic vs RRQ, Tantangan Juara Bertahan

Puluhan pelajar tersebut akan didata dan diberikan arahan serta peringatan.

Menurutnya, kegiatan razia kali ini dalam Operasi Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel No 2 Tahun 2017 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Dimana dalam Pasal 57 ayat 1 huruf a disebutkan jika pelajar atau mahasiswa dilarang berada di luar jam sekolah dan bepergian pada jam pelajaran tanpa izin dari lembaga pendidikan yang bersangkutan.

Pada jam sekolah pelajar juga dilarang ditempat hiburan seperti pup, diskotik, biliar, mal dan lain-lain.

"Razia hari ini dilakukan diberbagai titik seperti di Sekip, Kandang Kawat, Veteran, Celentang dan Puncak Sekuning."

"Mereka rata-rata terjaring sedang main game dan media sosial di warnet pada saat jam pelajaraan sekolah," jelasnya.

Zulaikha Si Guru Berparas Cantik Sering Terima Surat Cinta dari Murid, Kisahnya Mendadak Viral

Untuk SMP karena ini wewenang kota maka akan dikembalikan ke Disdik Kota.

Sedangkan untuk SMA dan SMK dipanggil orang tua atau walinya untuk didata dan menandatagani surat perjanjian. (Linda/ Melisa)

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved