Berita Palembang

Juli Ini 3.690 Balita di Palembang Terserang ISPA, Dinkes Imbau Perbanyak Minum Air Putih

Serangan ISPA ini diantaranya akibat dampak musim kemarau ditambah dampak dari kebakaran hutan dan lahan

Juli Ini 3.690 Balita di Palembang Terserang ISPA, Dinkes Imbau Perbanyak Minum Air Putih
Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu
Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Letizia 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sebanyak 55.924 orang dewasa di Palembang terjangkit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

Sedangkan balita terserang ISPA 33754 orang.

Data ini diperoleh dari Dinas Kesehatan kota Palembang mencatat dari Januari hingga Juli 2019.

Sedangkan pada bulan Juli saja tercatat sebanyak 6.733 orang dewasa dan 3.690 balita terserang ISPA.

Serangan ISPA ini diantaranya akibat dampak musim kemarau ditambah dampak dari kebakaran hutan dan lahan.

Viral Video Memilukan Anak Sakit Kulit Parah, Ini Hasil Penelusuran Tribunsumsel.com

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia, mengatakan, pihaknya mengimbau kepada warga Palembang pada musim kemarau yang diprediksi tahun ini lebih lama.

Menurut dia, supaya kesehatan terjaga maka perbanyak konsumsi air putih karena kondisi kering dan cuaca lebih panas.

"Penyakit pernafasan masih menjadi ancaman pada musim kemarau ini," kata dia.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat bepergian keluar rumah.

Sehingga pernafasan bisa dijaga baik.

Diare Melanda Sungsang Banyuasin, 2 Balita Meninggal, 3 Orang Masih Dirawat

Sehubungan dengan musim kemarau dan dampak kabut asap pihaknya telah memberikan himbauan kepada puskesmas yang ada di kota Palembang.

Untuk melakukan pencegahan dan pengendalian, yakni melakukan sosialisasi tentang dampak buruk dari kabut dan kekeringan akibat musim kemarau terhadap kesehatan.

"Seperti gangguan pernapasan sistem pencernaan pada masyarakat," kata dia.

Mengenal Lesi Herleni, Ibu 2 Anak Peraih IPK 4,00, Mahasiswi Universitas Sriwijaya Diwisuda Hari Ini

Ia menambahkan, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait sebagi bentuk kesiapsiagaan penanggulangan.

"Kami mengimbau agar masyarakat dalam beraktifitas dimusim kemarau disertai kabut dapat menggunakn masker, apabila terjadi kasus KLB penyakit tertentu silakan dilaporkan ke Dinas kesehatan," kata dia. (SP/ Yandi)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved