Berita Pagaralam

2 Terdakwa Pembunuh Ibu dan Anak di Pagaralam Divonis Hukuman Mati

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Dua terdakwa pembunuh ibu dan anak anak di Pagaralam mendapat vonis hukuman mati

2 Terdakwa Pembunuh Ibu dan Anak di Pagaralam Divonis Hukuman Mati
Sripo/ Wawan Septiawan
Dua terdakwa pembunuh ibu dan anak anak di Pagaralam mendapat vonis hukuman mati. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Dua terdakwa pembunuh ibu dan anak anak di Pagaralam mendapat vonis hukuman mati.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Pagaralam menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Tika Herli (31 tahun) dan Riko Apriadi (20 tahun).

Keduanya dihukum lantaran terkait kasus pembunuhan berencana ibu dan anak Ponia (31) dan Selvia (13).

Warga Gunung Gendang Kota Pagaralam ini ditemukan tewas di Sungai Lematang kawasan Lekung Daun Kabupaten Lahat Desember 2018 lalu.

Hari ini Selasa (20/8/2019) sudah memasuki babak akhir yaitu pembacaan keputusan terhadap terdakwa Tika dan Riko.

Tinggal Pria Bertopeng yang Belum Dibekuk Polisi, Pemeran Video Mesum Vina Garut Lari ke Jakarta

Sedangkan satu terdakwa lainya yaitu Jefri sudah divonis 10 tahun penjara.

Dalam sidang keputusan tersebut tampak puluhan keluarga korban memenuhi ruang sidang.

Mereka ikut menyaksikan jalannya sidang yang menewaskan anggota keluarganya tersebut.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Pagaralam dengan Hakim Ketua, M Martin Helmi SH, Anggota hakim I Agung Hartanto SH MH, dan Anggota Hakim II Raden Anggara SH MH, dalam pembacaan keputusanya memvonis dua terdakwa dengan hukuman mati.

Hakim menilai karena kedua terdakwa telah melanggar Pasal 340 KUH Pidana dengan kualifikasi pembunuhan berencana.

Mengenal Jenderal Andika Perkasa Membela Enzo Zenz Allie, Langkahi Suami Bella Saphira Jabat KSAD

Namun dalam keputusan ini kedua terdakwa masih mempunyai waktu selama 7 hari untuk menentukan banding tidaknya keputusan tersebut.

Apabila dalam tujuh hari kedepan tidak ada laporan maka secara resmi putusan dinyatakan sah secara Undang-undang.

Terkait keputusan ini Ida (50) Nenek dari Korban Ponia dan Selfi usai persidangan mengatakan, pihak keluarga besar korban sangat bersyukur dengan vonis mati terhadap kedua terdakwa yang dikenakan oleh majelis hakim.

Pasalnya pihaknya menilai kedua terdakwa tersebut sudah dengan kejam dan sengaja menghilangkan nyawa cucunya.

"Keputusan ini sudah sesuai dengan harapan keluarga besar pak," katanya.(SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved