Kronologi Perkosaan Anak Kandung di Bangka Belitung, Korban Masih Gadis Belia, Polisi Tembak 2 Pria

Dua pria yang memperkosa putri kandung sendiri ditembak polisi karena berusaha kabur dan melawan ketika hendak ditangkap.

Kronologi Perkosaan Anak Kandung di Bangka Belitung, Korban Masih Gadis Belia, Polisi Tembak 2 Pria
Shutterstock
Ilustrasi korban pencabulan. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Dua pria yang memperkosa putri kandung sendiri ditembak polisi karena berusaha kabur dan melawan ketika hendak ditangkap.

Kejadian di dua wilayah hukum berbeda, Bangka Selatan dan Bangka Tengah ini menjadi peringatan bahwa pelaku kejahatan bisa dilakukan oleh orang terdekat.

Tetapi memperkosa anak sendiri merupakan kejahatan yang sangat memilukan sehingga patut mendapat ganjaran hukuman berat.

Hakim memvonis pria ini hukuman penjara 18 tahun penjara sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

Kelakuan terdakwa dianggap sangat keterlaluan, karena tega mencabuli putrinya sendiri yang berusia 11 tahun.

Perbuatan Tr mengancam masa depan korban dan menimbulkan trauma psikis yang begitu mendalam.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada akhir Maret 2019 lalu. 

KS (30) istri pelaku mengetahui suaminya berbuat asusila mengadu ke Polsek Toboali.

Ditembak polisi

Sebelum ditangkap jajaran Polsek Toboali pimpinan Iptu Yandri C Akip bersama Kanit Reskrim Ipda Rio Tarigan, melakukan penyelidikan dan pengejaran Tr di wilayah Parit 5 lokasi TI, tempat biasa pelaku bekerja.

Halaman
1234
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved