Sidang Prada DP

Usai Membunuh Vera Oktaria, Prada DP ke Banten, Ngaku Punya Masalah Keluarga dan Mau Belajar Ngaji

Usai Membunuh Vera Oktaria, Prada DP ke Banten, Ngaku Punya Masalah Keluarga dan Mau Belajar Ngaji

Usai Membunuh Vera Oktaria, Prada DP ke Banten, Ngaku Punya Masalah Keluarga dan Mau Belajar Ngaji
MA FAJRI
Prada DP menangis. 

Usai Membunuh Vera Oktaria, Prada DP ke Banten, Ngaku Punya Masalah Keluarga dan Mau Belajar Ngaji

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai saksi kasus pembunuhan disertai mutilasi, Udin dipanggil dalam persidangan yang bertempat di Pengadilan Militer I - 04 Palembang, Jalan Gubernur H Bastari, Sungai Kedukan, Rambutan, Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan.

Untuk memenuhi kesaksiannya, Udin telah dipanggil tiga kali, nyatanya ia tetap tidak hadir.

"Dari hasil surat keterangan kepala desa, Udin sedang tidak ada dikediamannya," ungkap Oditur Mayor Chk Darwin Butar Butar kepada ketua majelis hakim Letkol Chk Khazim SH didampingi Letkol Sus Much Arif Zaki Ibrahim SH dan Mayor Chk Syawaluddin SH sebagai hakim anggota.

Hingga akhirnya, kesaksian Udin dibacakan oleh Oditur persidangan Mayor Chk Darwin Butar Butar, berdasarkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan).

Mulanya, Dodi dan Imam membawa Terdakwa DP kerumah Udin, dengan penjelasan bahwa terdakwa DP mempunyai masalah keluarga dan ingin belajar mengaji.

Setelah berdiskusi, terdakwa DP diberangkatkan ke padepokan Serang Banten.

Dikatakan Udin, selama diperjalan terdakwa DP terlihat seperti tidak mempunyai masalah, ia berjalan-jalan di dalam kapal.

Saat tiba di Serang Banten, Udin dan terdakwa DP langsung menuju padepokan milik haji Syar'i.

Sebelumnya, Udin kenal dengan haji Syar'i sejak 2005 karena ia juga belajar ilmu agama.

Halaman
12
Penulis: Irkandi Gandi Pratama
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved