Foto Wajah Terbaru 2 Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi, Pasang Wajah Kalem dan Tak Gondrong Lagi

Sidang pembunuhan dan percobaan perkosaan Pendeta Melinda Zidemi ditunda digelar hari ini di PN Kayuagung Sumsel, Rabu (14/8).

Foto Wajah Terbaru 2 Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi, Pasang Wajah Kalem dan Tak Gondrong Lagi
WINANDO/TRIBUNSUMSEL.COM
Dua terdakwa Nang dan Hendri. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Sidang pembunuhan dan percobaan perkosaan Pendeta Melinda Zidemi ditunda digelar hari ini di PN Kayuagung Sumsel, Rabu (14/8).

Padahal, pukul 14.00 kedua terdakwa bersama belasan terdakwa kasus pidana lainnya tiba di Pengadilan Negeri Kayuagung.

Dengan pengawalan ketat polisi, kedua terdakwa dijadwalkan menjalani sidang kedua kasus pencabulan dan pembunuhan terhadap calon pendeta pada pertengahan Maret lalu.

Dikarenakan kelima saksi tidak dapat hadir di Pengadilan Negeri Kayuagung akhirnya sidang pun ditunda minggu depan.

Rini Purnawanti, JPU mengatakan sidang yang di jadwalkan akan berlangsung pada siang hari.

Dua terdakwa Nang dan Hendri.
Dua terdakwa Nang dan Hendri. (WINANDO/TRIBUNSUMSEL.COM)
Begundal Nang dan Hendri dengan potongan gondrong saat ditangkap.
Begundal Nang dan Hendri dengan potongan gondrong saat ditangkap. (TRIBUN SUMSEL)

"Dijadwalkan sidang pada pukul 14.00 siang, tetapi hingga sore hari belum ada satupun saksi yang hadir di PN kota Kayuagung," ucapnya.

Dengan pertimbangan dikarenakan kesemua saksi tidak dapat menghadiri sidang lanjutan akhirnya hakim memutuskan menunda persidangan.

"Saksi berjumlah 5 orang yang berasal dari anggota Polda Sumsel dan Polsek Air Sugihan tidak ada yang datang jadi sidang akan dilaksanakan tanggal 21/8 minggu depan," ucapnya.

Terdapat alasan dari kelima saksi tidak dapat menghadiri sidang lanjutan.

"Kelima Saksi tersebut 3 diantaranya beralasan sedang mengikuti Pelatihan Senpi (Pesi), 1 beralasan Sakit, dan satu lagi beralasan Keperluan Mendadak," ungkapnya.

Pekan depan agenda masih tetap mendengarkan keterangan saksi.

"Rabu depan sidang akan dilanjutkan masih dengan mendengarkan keterangan para saksi," ujarnya.

Penulis: Prawira Maulana
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved