Karhutla 2019

Polres Ogan Ilir Gelar Sayembara Tangkap Pembakar Lahan dan Hutan Berhadiah Rp10 Juta

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Polres Ogan Ilir mengadakan sayembara berhadiah, bagi siapa yang berhasil menangkap tangan pelaku pembakar hutan

Polres Ogan Ilir Gelar Sayembara Tangkap Pembakar Lahan dan Hutan Berhadiah Rp10 Juta
TRIBUNSUMSEL/M.A.Fajri
MENEMBUS ASAP - Pengendara kendaraan bermotor menembus asap akibat kebakaran lahan saat melintas di Ogan Ilir, Senin (5/8/2019). Asap ini akibat kebakaran lahan yang berada disamping Tol Palindra (TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI) 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Polres Ogan Ilir mengadakan sayembara berhadiah, bagi siapa yang berhasil menangkap tangan pelaku pembakar hutan.

Ini adalah bentuk keseriusan Polres Ogan Ilir dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir AKB Gazali Ahmad mengatakan, pihaknya bersama Kodim 0402 OI-OKI telah menyiapkan hadiah untuk orang, baik masyarakat atau petugas yang berhasil menangkap tangan pelaku saat membakar hutan.

Jumlahnya pun terbilang cukup menggiurkan.

Berkorban Waktu dan Jauh dari Keluarga, Ini Para Punggawa PLN di Balik Terangnya Lampu Rumah Kita

"Insya Allah bisa kita berikan Rp10 juta," ujarnya saat diwawancarai, Minggu (11/8/2019).

Kapolres mengakui, saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dari sejumlah kebakaran yang terjadi.

Hingga saat ini, pihaknya masih mengadakan penyelidikan lebih lanjut di tempat-tempat terjadinya Karhutla.

"Untuk selama ini kita coba terus menggali semua yang ada. Baik dari titik api pertama, maupun titik selanjutnya," jelasnya.

Selain penegakkan hukum, Polres Ogan Ilir juga tergabung dalam Satgas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Mereka tergabung bersama personel TNI, Manggala Agni dan BPBD.

Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post Berbagi Hewan Qurban Bersama PT Bintang Toedjoe

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel merilis ada 5 titik api di Bumi Cara Seguguk, Minggu (11/8/2019).

Titik api tersebut berada di Desa Muara Baru Kecamatan Pemulutan (3 titik), dan Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu (2 titik).

Berdasarkan pantauan api masih terlihat dan menghasilkan asap bekas pembakaran. Namun asapnya tidak setebal asap dari api karhutlah beberapa waktu lalu. (SP/ Resha)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved