Berita Palembang

Warga Gandus Heboh Mengetahui Siswanto Tewas Gantung Diri Pakai Seprei di Kamar Mandi

Kaget bukan kepalang, Yayuk Agustina Sari (37) ketika melihat adiknya M Siswanto alias Aan (30 tahun), sudah tergantung di dalam kamar mandi

Warga Gandus Heboh Mengetahui Siswanto Tewas Gantung Diri Pakai Seprei di Kamar Mandi
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Mayat Korban Gantung Diri 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kaget bukan kepalang, Yayuk Agustina Sari (37) ketika melihat adiknya M Siswanto alias Aan (30 tahun), sudah tergantung di dalam kamar mandi, Jumat (9/8/2019) sekitar pukul 07.30.

Kejadian ini, juga membuat warga Jalan Lettu Karim Kadir RT 10 RW 02 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang menjadi heboh.

Siswanto diduga gantung diri.

Entah apa yang membuat pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Hanya Punya 2 Mobil Pemadam Kebakaran, Bagaimana Pemkab Muratara Mengatasi Kebakaran Lahan?

Pihak keluarga juga Tidka mengetahui alasan dari Aan nekat mengakhiri hidupnya.

"Pukul 22.00 semalam, korban pulang ke rumah, setelah itu tidak keluar rumah lagi."

"Pagi tadi, adiknya masuk ke rumah dan mencari sang kakak tetapi tidak metenu6. Saat dicari ke kamar mandi, kakaknya sudah tergantung," ujar kerabat korban Yayuk Agustina Sari (38).

Sang adik yang menemukan kakaknya sudah tergantung di dalam kamar mandi rumah kaget.

Adik korban berteriak dan membuat keluarga dan warga berdatangan.

Melihat kejadian tersebut, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke Polsek Gandus Palembang.

NET TV Diguncang Isu PHK Massal, Jadi Trending Topic, Netizen Banyak Khawatir

"Kami tidak tahu apa penyebabnya. Mungkin ada masalah, kami juga tidak tahu," katanya.

Kapolsek Gandus Palembang AKO M Aidil menuturkan, pihaknya mendapat laporan dari kelaurga korban bila ada Siswanto sudah meninggal dalam keadaan gantung diri di kamar mandi menggunakan kain seprai.

"Pihak keluarga korban tidak bersedia, bila korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk di visum. Tetapi pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan tak mau dibawa."

"Dari pemeriksaan, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan dugaan kuat korban memang gantung diri," katanya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved