Penerimaan CPNS 2019

Kabar Terbaru Penerimaan CPNS dan P3K OKU Timur Tahun 2019, Ini Penjelasan BKPSDM

Kabar terbaru, tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kabupaten OKU Timur diperkirakan akan dimulai pada bulan Oktober

Kabar Terbaru Penerimaan CPNS dan P3K OKU Timur Tahun 2019, Ini Penjelasan BKPSDM
tribunsumsel.com/khoiril
Tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kabupaten OKU Timur diperkirakan akan dimulai pada bulan Oktober 2019. 

TRIBUNSUMSEL.COM, OKUTIMUR-Kabar terbaru, tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kabupaten OKU Timur diperkirakan akan dimulai pada bulan Oktober 2019.

Pemerintah akan memprioritaskan perekrutan ASN untuk posisi tenaga teknis profesional, guru serta tenaga kesehatan.

Hanya saja hingga saat ini belum diketahui jumlah formasi yang masih diajukan kepada pemerintah pusat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten OKU Timur Juanda mengatakan, tahapan seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) diperkirakan dimulai Oktober 2019 mendatang.

Rekrutmen tahun 2019 tersebut sebanyak 30 persen dari total formasi CPNS sedangkan 70 persennya untuk P3K.

"Untuk kepastian formasi ini masih menunggu dari pusat. Apabila telah dikeluarkan secara resmi maka kita akan memberikan pengumuman. Perekrutan ini untuk memenuhi kebutuhan yang ada, agar seimbang antara PNS yang pensiun dan PNS yang masuk," katanya.

Selain itu kata dia, sesuai petunjuk pemerintah pusat formasi yang di prioritaskan merupakan tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Tenaga teknis itu seperti teknis insfrastruktur, teknis penyuluh pertanian dan teknis lainnya sesuai dengan kebutuhan wilayah masing-masing.

Sedangkan untuk kabupaten OKU Timur tahun 2019 meniadakan formasi tenaga adminsitrator.

Untuk tenaga honorer, lanjut Juanda, berdasarkan PP nomor 49 tahun 2018 tentang mekanisme perekrutan P3K, tenaga honorer yang ada saat ini akan diikutkan di dalam tes CPNS ataupun P3K dengan catatan memenuhi sejumlah persyaratan.

"Karena dalam amanat PP tersebut diberi waktu lima tahun untuk merubah status dari honorer menjadi P3K atau CPNS dengan catatan memenuhi persyaratan dan lulus tes,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Timur Jumadi mengatakan, pihaknya masih menunggu ketentuan teknis dari kemenpan.

Bagaimana teknis pelaksanaan seleksi CPNS maupun P3K.

Dirinya juga menyarankan untuk honorer agar tidak terlena dan harus mempersiapkan diri dengan belajar untuk mengikuti seleksi.

"Karena pemerintah pusat sudah membatasi TKS dan honorer sampai 2023 jadi pemerintah daerah tidak menerima lagi tenaga honorer maupun TKS. Untuk honorer harus memanfaatkan peluang yang ada dalam mengikuti tes CPNS maupun P3K. Masing-masing honorer harus menyiapkan diri jangan sampai terlena,” katanya. (SP/ Evan Hendra).

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved