Karhutla 2019

Nyaris Disambar Api, Santri Ponpes At Tauhid Ogan Ilir Bahu-membahu Padamkan Api Kebakaran Lahan

Pondok pesantren At Tauhid di Desa Talang Pangeran Ulu (TPU) Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir nyaris terkena api

Nyaris Disambar Api, Santri Ponpes At Tauhid Ogan Ilir Bahu-membahu Padamkan Api Kebakaran Lahan
Sripo/ Resha
Santri Pondok pesantren At Tauhid di Desa Talang Pangeran Ulu (TPU) Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir ikut bantu memadamkan api kebakaran lahan (Karhutlah), Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Pondok pesantren At Tauhid di Desa Talang Pangeran Ulu (TPU) Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir nyaris terkena api kebakaran lahan (Karhutlah), Selasa (6/8/2019).

Api mengitari pondok pesantren tersebut sehingga tak terbakar.

Api tersebut awalnya terpantau Senin (5/8/2019) lalu.

Dimulai dari Desa Sri Banding Kecamatan Pemulutan Barat, atau di sisi kiri Jalan Tol Palembang - Indralaya (Palindra) jika berasal dari Palembang menuju Indralaya.

Lama-lama api tersebut meluas hingga ke Jalan Tol Palembang - Indralaya (Palindra).

Herman Deru Segera Kumpulkan Bupati dan Walikota Untuk Bahas Pencegahan Karhutla di Sumsel

Namun sorenya, api malah muncul lagi di sisi seberang Jalan Tol Palindra, di desa Talang Pangeran Ulu.

Api itu makin membesar di malam hari, hingga mendekati Pondok Pesantren At Tauhid yang berjarak kurang lebih 1- 2 Km dari titik api.

Menurut Pengajar di Pondok Pesantren At Tauhid, Febri (24), api mulai terlihat dekat pondok tersebut sekitar pukul 06.00 WIB.

Sontak, para santri sebanyak 120 anak dan guru-guru disana ikut berjibaku memadamkan api yang mengancam pesantren tersebut.

"Mereka ikut memadamkan api semua, ikhwan (santri laki-laki) 70 orang, akhwat (sabtri perempuan) ada 50 orang," ujarnya saat diwawancarai.

Pemprov Sumsel Percepat Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dengan Evaluasi SAKIP  

Pantauan di lapangan, api memang tidak menyenggol pondok pesantren tersebut.

Meskipun, api terus 'berjalan' dari jalan tol tadi, hingga menuju ke Jalan Lintas Palembang - Indralaya.

"Sekarang sudah padam, tapi masih ada api yang hidup. Kami sama santri sudah siaga dari semalam," jelasnya. (SP/ Resha)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved