Berita Palembang

WNA asal Tiongkok Dijambret di Palembang, HP Dirampas saat Cek Google Maps

Yu Pei Jin (21 tahun), warga negara asing (WNA) asal Tiongkok menjadi korban penjambretan di Palembang, Kamis(1/8/2019)

WNA asal Tiongkok Dijambret di Palembang, HP Dirampas saat Cek Google Maps
Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Yu Pei Jun ( baju kuning) WNA asal Tiongkok yang menjadi korban jambret, ditemani teman-temannya saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang Jumat (2/8/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Yu Pei Jin (21 tahun), warga negara asing (WNA) asal Tiongkok menjadi korban penjambretan di Palembang, Kamis(1/8/2019).

WNA ini dijambret saat hendak menuju Central Internasional Edukasi (Home Schooling) di Jalan Bangau, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang.

Akibat kejadian ini, Yu kehilangan HP Oppo R15 yang ditaksir lebih kurang seharga Rp 6.500.000.

Bersama dengan temannya, Yu Pei Jin pun melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (2/8/2019).

Mungungkap Sosok Serli, Pacar Lain Prada DP, Beri Makan dan Selimut Waktu Kabur dari Pendidikan

Kepada petugas piket SPKT teman korban, Aprilia (26) mengatakan kejadian penjambretam tersebut terjadi pada Kamis (1/8/2019) sekitar pukul 13:00 WIB.

Saat kejadian Yu hendak menuju menuju Central International Edukasi, namun driver ojek yang ditumpanginya korban tidak mengetahui titik pastinya.

Karena kebingungan, wanita yang bekerja sebagai guru ini kemudian mengecek google maps menggunakan HP miliknya.

"Saat dia (korban) sedang mencari lokasi, tiba-tiba HPnya dirampas oleh orang tak dikenal yang mengendarai motor dan datang dari arah belakang," Cerita Aprilia.

Terkuak Nama Orang Suruh Prada Deri Permana Bakar Jasad Vera Oktaria Usai Dimutilasi

Setelah kejadian, Yu kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada Aprilia dan keduanya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut keeskoan harinya.

"Selama dia bertugas disini ( Central Internasional Edukasi) saya menjadi penanggung jawab dia, oleh karena itu saya menemai dia melaporkan ke Polresta Palembang," bebernya.

Dikatakan Aprilia, korban tidak dapat menggunakan bahasa Indonesia sedikit, dan sehari-hari menggunakan bahasa Cina dan Inggris.

Temukan Emas Batangan di Tempat Sampah, Petugas Kebersihan ini Justru Lakukan Hal Tak Terduga ini

"Karena itu saya yang menemaninya karena takutnya akan menjadi kendala saat membuat laporan ini," bebernya.

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polresta Palembang, Ipda Juan Pahrul membenarkan adanya laporan korban.

"Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian dan pemberatan yang dialami korban, dan korban telah membuat laporan yang mana laporannya sudah kita terima," katanya.

Satu Hari Pasca Kabar Meninggal Dunia, Ini Pesan Terakhir untuk Para Fans dan Sahabat Agung Hercules

Lebih lanjut ia mengatakan, laporan dan akan segera ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved