Berita Palembang

Hendak Jenguk Anak Sakit, Novi Malah Jadi Korban Jambret di Jakabaring Palembang 

Novi Novrita (38 tahun), warga Perumahan Griya Mutara, Jalan Soak Simpur, kelurahan Suka Bangun, Kecamatan Sukarami Palembang menjadi korban jambret

Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Novi Novrita (38 tahun), warga Perumahan Griya Mutiara, Jalan Soak Simpur, kelurahan Suka Bangun, Kecamatan Sukarami Palembang menjadi korban jambret, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Novi Novrita (38 tahun), warga Perumahan Griya Mutiara, Jalan Soak Simpur, kelurahan Suka Bangun, Kecamatan Sukarami Palembang menjadi korban penjambretan.

Novi jadi korban jambret saat ingin jenguk anaknya yang sedang sakit.

Saat diperjalanan, Novi malah jadi korban penjambretan, Senin (29/7/2019) sekitar pukul 09:00 WIB.

Akibat kejadian ini, ibu tiga anak ini harus kehilangan sebuah tas sandang warna coklat yang berisi satu HP Oppo A7 warna biru, STNK motor, BPKB, SIM serta uang tunai sebesar Rp 400 ribu.

Setelah kejadian, Novi langsung melaporkan hal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polresta Palembang.

Simpan Sabu di Dalam Dubur Untuk Kecoh Polisi, Awi CS Diringkus Tim Ladas Polsek IT 1 Palembang

Kepada petugas piket SPKT Novi menuturkan kejadian berawal saat ia mendapat kabar dari orang tuanya bahwa putranya sakit.

Ia meminta izin kepada atasan tempat ia bekerja untuk pulang ke rumah.

Saat dalam perjalanan pulang dan melintas di tempat kejadian perkara (TKP) tepatnya di dekat pengkolan pasar induk Jakabaring, Novi didekati oleh dua orang pria yang mengendarai sepeda motor.

"Kalau yang depan saya tidak begitu jelas melihatnya karena menggunakan helm."

"Sedangkan yang belakang itu memakai baju coklat dan tidak mengenakan helm serta berambut sedikit keriting," katanya.

Istri 4 Tersangka Korupsi Tugu Batas Palembang-Banyuasin Kembalikan Uang Kerugian Negara 

Lalu pria yang dibonceng tersebut langsung merampas tas sandang milik Novi yang diletakan diposisi depan.

"Dia langsung menarik tas saya, dan kami sempat tarik menarik waktu dia merampas tas saya."

"Tapi karena tenaga dia lebih kuat dan motor yang saya kendarai juga mulai tidak stabil, akhirnya tas saya terlepas," bebernya.

Dikatakan Novi, ia sempat berteriak dan berusaha mengejar pelaku, namun pelaku berhasil lolos dan tidak terkejar lagi.

" Dia langsung lurus ke arah Jembatan Ampera, dan setelah itu tidak terlihat lagi ke arah mana keduanya pergi," ungkapnya.

Terungkap, Ini Fakta Sebenarnya Video Orang Mati Hidup Lagi di Sampang Madura, Ini Kata Polisi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit III Ipda Herison membenarkam adanya laporan korban.

"Benar, telah terjadi penjambertan yang dialami oleh korban. Setelah kejadian korban langsung mendatangi Polresta untuk membuat laporan," katanya.

Dikatakan Herison, pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved