Berita Muratara
Bupati Muratara Ingin Pembangunan Kawasan Perkantoran Dilengkapi Arena Motocross
Pemkab Musi Rawas Utara (Muratara) akan membangun kawasan perkantoran di atas lahan yang telah dibebaskan seluas 211 hektare
Penulis: Rahmat Aizullah |
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) akan membangun kawasan perkantoran di atas lahan yang telah dibebaskan seluas 211 hektare.
Lokasi bakal kawasan perkantoran Pemkab Muratara tersebut berada di wilayah eks perkebunan sawit PT Dendy Marker Indah Lestari di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit.
Tahap awal, kantor yang akan dibangun seperti kantor Bupati, sekretariat DPRD, kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Bupati Muratara, M Syarif Hidayat menyampaikan, pembangunan kawasan perkantoran itu dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2020.
• Serius Tekuni Bisnis Kuliner, Titi Kamal Resmikan Resto Ayam Jerit ke-9 di Palembang
"Lahannya sudah siap, sekarang dalam tahapan perencanaan desain bangunan dan tata letaknya. Mudah-mudahan tahun 2020 mulai dikerjakan," kata Bupati Syarif Hidayat, Minggu (28/7/2019).
Pihaknya telah mengundang konsultan perencanaan bangunan dari PT Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) untuk mempresentasikan desain kawasan perkantoran Pemkab Muratara.
Setelah pihak PT LAPI ITB memaparkan rencana desain awal perkantoran, Bupati Syarif meyakini kawasan perkantoran Pemkab Muratara nantinya akan cantik, indah dan menawan.
Bupati juga mengusulkan kepada pihak PT LAPI ITB supaya ditambahkan lokasi tempat bermain motocross di kawasan perkantoran Pemkab Muratara tersebut.
• Warga Muratara Jual Kambing Etawa untuk Kurban, Harganya Mencapai Rp 4,5 Juta
"Anak-anak kita ini sering balapan liar di jalan raya. Kalau mereka trek-trekan di tempat umum itu kan bahaya."
"Saya kepingin ada lokasi motocross. Jadi untuk anak-anak yang hobi balapan bisa menyalurkan bakat mereka di situ," katanya.
Sementara perwakilan dari PT LAPI ITB, Firmansyah mengatakan, semua usulan dari Bupati Muratara beserta jajarannya akan ditampung untuk kesempurnaan pembangunan kawasan perkantoran Pemkab Muratara.
"Banyak juga usulan dari beberapa dinas, semuanya kita tampung. Nanti kami akan memaparkan kembali untuk disepakati bersama, agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari," katanya.
• 13 Guru Honor di SMA Negeri Karang Dapo Muratara Diberhentikan, Tersingkir oleh CPNS Baru
Ia menggambarkan, kawasan perkantoran Pemkab Muratara nantinya akan dibangun dengan desain modernisasi, namun tetap menunjukkan karakter atau khas budaya lokal.
"Nanti juga ada ukiran-ukiran khas dari akar budaya lokal di sini. Kami mencoba membuat suasana yang mudah di ingat ketika orang berkunjung ke Muratara. Artinya walaupun modern, tapi tetap bernuansa kebudayaan lokal," terangnya.