Warga Muratara Jual Kambing Etawa untuk Kurban, Harganya Mencapai Rp 4,5 Juta

Lebaran Idul Adha 1440 Hijriah atau hari raya kurban tahun 2019 tinggal dua pekan lagi.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Prawira Maulana
Rahmat Aizullah /Tribun Sumsel
Penjual kambing kurban berdagang di pinggir jalan lintas sumatera, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Sabtu (27/7/2019). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Lebaran Idul Adha 1440 Hijriah atau hari raya kurban tahun 2019 tinggal dua pekan lagi.

Sejumlah penjual hewan kurban seperti kambing atau sapi mulai menjajakan dagangannya.

Salah satunya Epi (42), warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Ia menjual hewan kurban jenis kambing Etawa, dengan harga mulai dari Rp 3,2 juta hingga Rp 4,5 juta per ekor.

"Kalau yang kecil 3,2 juta, kalau yang agak besar 4,5 juta, harga ini bisa kurang," kata Epi saat dibincangi Tribunsumsel.com, Sabtu (27/7/2019).

Ia menjual kambing kurban jenis Etawa tersebut sudah dua kali hari raya Idul Adha atau lebaran haji.

Ia mengatakan, hewan kurban yang dijualnya itu bukan ternak miliknya melainkan membeli dari peternak di Curup, Provinsi Bengkulu.

"(Kambing) ini bukan punya sendiri, tapi beli di Curup, nanti kalau tidak laku bisa dikembalikan," terangnya.

Epi menjajakan dagangannya di pinggir jalan lintas sumatera (Jalinsum), Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit.

Menurut dia, kebanyakan penjual hewan kurban di Kabupaten Muratara berdagang di pinggir jalan lintas.

Sebab, tempat itu dinilai merupakan lokasi yang cukup strategis untuk menjual hewan kurban.

Selain mudah dicari, juga diharapkan ada pembeli dari daerah lain yang sedang melintasi wilayah Kabupaten Muratara.

"Saya jualan di pinggir jalan lintas ini siapa tau ada dari daerah lain yang kebetulan mencari hewan kurban," katanya. (CR14)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved