Derita Penyakit Pembengkakan Hati, Bayi Rahman Masih Jalani Perawatan Intensif
M Rahman Maulana (7 bulan) saat ini terbaring lemah dan tengah menjalani perawatan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU)
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - M Rahman Maulana (7 bulan) saat ini terbaring lemah dan tengah menjalani perawatan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang karena menderita penyakit pembengkakan hati.
Bahkan akibat penyakitnya tersebut, anak pertama pasangan Mukriyadi dan Serpi Wulansari saat ini dalam keadaan koma sejak beberapa hari lalu.
Pada Tribunsumsel.com, Mukriyadi sang ayah, mengatakan bahwa kondisi anaknya telah menurun sejak tiga minggu lalu.
"Anak saya masih belum sadar sampai hari ini. Dia juga masih menggunakan alat bantu pernapasan,"ujarnya dengan suara pelan saat ditemui di ruang tunggu RS Bari Palembang, Sabtu (27/7/2019).
Dikatakan Mukriyadi, kondisi pembengkakan hati yang dialami anaknya bukan merupakan penyakit sejak lahir.
Kini bayi malang itu masih terus mendapatkan perawatan medis sebagai upaya untuk mengembalikan kesehatannya.
"Anak kami mendapat perawatan, penanganan dan pelayanan maksimal dari pihak rumah sakit. Terkait biaya, Alhamdulillah sudah ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional-Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI),"ungkapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Direktur RSUD Bari dr Hj Makiani SH MM MARS membenarkan bahwa bayi Rahman masih menjalani perawatan intensif.
"Tentunya kami pasti memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk seluruh pasien. Termasuk dengan bayi Rahman yang saat ini tengah dirawat intensif. Sedangkan untuk biaya rumah sakit, semuanya sudah dicover oleh JKN PBI,"ujarnya. (cr8).
IST : Bayi Rahman yang dirawat di RSUD Bari Palembang karena menderita penyakit pembengkakan hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/bayi-rahman.jpg)