Di Lubuklinggau Ada Bandar Narkoba Lompat ke Sungai, Berhasil Kabur Saat Disergap

Dua pengedar narkoba lari kocar-kacir menyelamatkan diri saat Anggota Timsus yang tergabung dalam Ops Antik 2019 Polres Lubuklinggau

Di Lubuklinggau Ada Bandar Narkoba Lompat ke Sungai, Berhasil Kabur Saat Disergap
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Tersangka yang berhasil diamankan. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Dua pengedar narkoba lari kocar-kacir menyelamatkan diri saat Anggota Timsus yang tergabung dalam Ops Antik 2019 Polres Lubuklinggau melakukan penggerbekan.

Bahkan, satu pelaku atas nama Ade berhasil melarikan diri melalui pintu belakang dengan melompat ke dalam Sungai Kelingi saat dilakukan penggerbekan, Kamis (25/7) siang sekira pukul 13.00 WIB.

"Pelaku yang berhasil kita amankan Aswandi (28) warga Jl. Yos Sudarso Rt 02 No. 61 Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Utara II," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, Jumat (26/7/2019).

Dwi menuturkan, penangkapan bermula sekira pukul 10.00 WIB, ketika anggota Timsus yang tergabung dalam Ops Antik 2019 mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba oleh pelaku DPO Ade dan Sandi.

Kejar-kejaran Dramatis Polisi Lahat dengan Ongki si Pengedar Narkoba, Lebih dari 1 Jam

Ini Dia Bandar Narkoba di Rambang Dangku Muaraenim, Ditemukan Banyak Sabu-sabu

"Mereka akan melakukan transaksi di sebuah kontrakan di Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II," ungkapnya.

Mendapat informasi itu, anggota langsung melakukan penyelidikan, sekira pukul 13.00 WIB, anggota melakukan penggerbekan. Pelaku Aswandi berhasil ditangkap sedangkan pelaku Dedek berhasil kabur.

Setelah diamankan, Aswandi langsung dilakuan penggeledahan dan ditemukan barang bukti 41 bungkus plastik klip shabu ukuran kecil dengan berat 7,19 gram, satu unit timbangan digital merk Che.

Kemudian tiga ball plastik klip kecil kosong, satu unit Hp Nokia warna hitam, satu dompet perempuan warna merah jambu, satu lembar KTP atas nama Aswandi, dua buah skop terbuat dari plastik warna kuning dan biru.

"Lalu uang tunai Rp. 450 ribu, satu lembar kertas yang berisi tulisan pengeluaran hasil penjualan shabu. Setelah ditemukan maka barang bukti itu plaku langsung dibawa ke Polres Lubuklinggau," paparnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved