Saksikan Aksi 18 Peterjun Payung di Benteng Kuto Besak Palembang Besok

Atraksi terjun payung akan meramaikan olahraga bersama TNI dan Polri yang digelar di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (20/7/2019)

Saksikan Aksi 18 Peterjun Payung di Benteng Kuto Besak Palembang Besok
ISTIMEWA
Ilustrasi terjun payung dengan bendera raksasa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Atraksi terjun payung akan meramaikan olahraga bersama TNI dan Polri yang digelar di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (20/7/2019) pagi.

Sebanyak 18 penerjun dari anggota Polri, TNI dan sipil akan menunjukkan aksinya di langit bumi Sriwijaya.

AKBP Yulius Audie Sonny Latuheru, salah satu perwakilan dari anggota Polri yang akan melakukan atraksi terjun payung mengatakan bahwa ia dan 17 rekannya akan terjun di ketinggian 7.000 kaki.

"Beberapa penerjun akan membawa giant flag (bendera raksasa) ukuran 9x6 dari ketinggian dan mendarat di BKB," katanya, Jumat (19/7/2019).

Kepala Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Polda Metro Jaya ini menjelaskan beberapa bendera yang akan berakibar dibawa oleh penerjun diantaranya bendera merah putih, bendera Polri, bendera TNI dan lain sebagainya.

Pada aksi terjun payung tersebut, sambung Audie akan digunakan pesawat Cassa Polri .

"18 penerjun tersebut akan dibagi menjadi 3 run yang masing-masing run diisi oleh 6 penerjun. Jadi 6 penerjun loncat, kemudian pesawat memutar lagi, kemudian penerjun terjun lagi dan seterusnya," jelas Audie yang pernah bertugas sebagai Kapolres OKUT 2016 silam.

Audie menerangkan bahwa untuk persiapan terjun besok tidak ada persiapan spesial karena memang penerjun ini adalah spesialis penerjun baik dari TNI, Polri dan Sipil.

Para penerjun akan terjun di sela kegiatan tersebut secara spontan tanpa melakukan latihan spesial.

Ia juga berharap bisa menghibur para peserta kegiatan dan masyarakat Palembang pada umumnya. Maka itu ia sangat berharap masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan ini agar dinikmati secara bersama.

"Sebagai penerjun kami berharap masyarakat bisa terhibur karena kami adalah salah satu yang memeriahkan acara ini. Ini kan sama saja nobar (nonton bareng) dan ada ruhnya dengan cara tepuk tangan bersama,"

"Ini juga lebih mengakrabkan TNI dan Polri serta masyarakat sekitar yang ada di Palembang," tukasnya.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved