Berita PALI

Lebih dari 300 Anak di Kabupaten PALI Idap Stunting, Terbanyak di Talang Ubi

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Stunting merupakan kondisi tinggi badan seorang anak jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya

Lebih dari 300 Anak di Kabupaten PALI Idap Stunting, Terbanyak di Talang Ubi
Sripo/ Reigan
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Lydwirawan 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Stunting merupakan kondisi tinggi badan seorang anak jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya.

Stunting menjadi ancaman bagi suatu bangsa.

Di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) angkat penderita stunting meningkat dalam dua tahun terakhir.

Angka stunting tahun 2016 ada 78 orang, menurun menjadi 72 orang tahun 2017.

Pada tahun 2018-2019 sampai Bulan Juni ini mencapai lebih dari 300 anak dibawah umur 5 tahun yang stunting.

Lion Terbang Umroh Palembang-Madina Mulai 23 September, Gandeng Tiga Tour Travel

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Lydwirawan, Rabu (18/7/20) menjelaskan, stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.

Hal ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Anak yang stunting kata dia, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya.

Narkoba Merajalela di Lahat, Bupati Cik Ujang : Mancing Saja Isap Narkoba

Kondisi ini sangat memengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif.

"Stunting pada anak dibawah umur 2 tahun berjumlah 47 orang. Angka ini bisa ditekan dengan pemberian asupan gizi yang baik selama 1000 usia pertumbuhan,"ujarnya.

"Dari total jumlah anak penderita Stunting di PALI paling banyak terdapat di Kecamatan Talang Ubi," katanya menambahkan.

Faktor penyebab Stunting, lanjut Iwan, adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

Pemuda Pengangguran Palembang Ini Jadi Begal Hanya Untuk Beli Rokok

"Dari itu guna menekan angka Stunting ini kita terus melakukan sosialisasi terhadap ibu mengandung, seperti cegah pernikahan dini. Kita juga memberikan asupan makanan tambahan setiap 3 bulan sekali, sehingga bisa mencegah Staunting," jelasnya. (SP/ Reigan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved