Berita Muba

Sejumlah Petani di Muba Ganti Kebun Karet dengan Tanaman Pinang, Alasannya Lebih Menjanjikan

TRIBUNSUMSEL.COM-Sejumlah lahan karet di Musi Banyuasin (Muba) beralih menjadi lokasi penanaman pohon pinang

Sejumlah Petani di Muba Ganti Kebun Karet dengan Tanaman Pinang, Alasannya Lebih Menjanjikan
Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya
Foto ilustrasi kebun karet 

TRIBUNSUMSEL.COM-Sejumlah lahan karet di Musi Banyuasin (Muba) beralih menjadi lokasi penanaman pohon pinang.

Harga karet yang lama tidak membaik membuat petani mengganti tanaman di lahan mereka.

Petani menilai pinang lebih menjanjikan.

Ketua Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Bina Kertayu, Sahri mengungkapkan, informasi mengenai pasar buah pinang sebenarnya sudah diketahui petani sejak beberapa tahun lalu.

"Tapi saat itu tidak begitu dihiraukan karena harga jual karet masih tinggi," ujarnya saat dihubungi, Selasa (16/7/2019).

Satu Lagi Tahanan Polresta yang Kabur Kembali Diamankan, Selama Ini Sembunyi di Palembang

Menurutnya, di Desa Kertayu, Musi Banyuasin contohnya sudah ada sekitar 25 hektare kebun pinang yang ditanam oleh petani secara berkelompok.

Dalam satu hektar lahan dapat ditanami 900 pohon pinang.

Pohon dengan usia 4-5 tahun bisa menghasilkan dua kilogram buah pinang.

Terlebih, jika menanam bibit unggul maka masa berbuah akan lebih cepat hanya 3,5 tahun.

"Lahan yang digunakan berasal dari kebun karet yang sudah tua dan tidak produktif, kemudian dialifungsikan menjadi kebun pinang."

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved