Berita Selebriti

Pemakaman Rudy Badil, Indro Warkop Tertunduk di Makam Pendiri Warkop 'Ga Ada Lo, Ga Ada Warkop Beh'

TRIBUNSUMSEL.COM - Pemakaman Rudy Badil, Indro Warkop Tertunduk di Makam Pendiri Warkop 'Ga Ada Lo, Ga Ada Warkop Beh'

instagram/indrowarkop_asli
Pemakaman Rudy Badil, Indro Warkop Tertunduk di Makam Pendiri Warkop 'Ga Ada Lo, Ga Ada Warkop Beh' 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pemakaman Rudy Badil, Indro Warkop Tertunduk di Makam Pendiri Warkop 'Ga Ada Lo, Ga Ada Warkop Beh'

Setelah hanya tinggal satu-satunya dari trio Warkop yang kini masih hidup, Indro Warkop rupanya harus kehilangan sosok Rudy Badil, pendiri Warkop.

Rudy Badil diketahui meninggal dunia pada Kamis (11/7/2019) lalu.

Setelah hampir dua hari disemayamkan, jenazah Rudy Badil kini sudah berada di tempat peristirahatan terakhirnya yakni dimakamkan di TPU Tanah Kusir.

Suasana pemakaman Rudy Badil juga dihadiri Indro Warkop.

Indro membagikan foto suasana pemakaman Rudy Badil di TPU Tanah Kusir, Sabtu (13/7/2019).

Melalui instagram pribadinya, Indro pun menulis kesan terhadap sosok almarhum yang begitu sangat berarti terutama bagi Warkop DKI.

Sebelumnya melansir dari Kompas.com Rudy Badil meninggal dunia Kamis (11/7/2019) pada pukul 07.13 WIB di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat.

Menurut Maman Suherman yang merupakan penggiat literasi, Rudy Badil sebelumnya dikabarkan jatuh di kamar mandi rumahnya sebelum dibawa ke rumah sakit.

Namun, di pagi harinya, Maman Suherman mendapat kabar jika Rudy Badil telah tiada.

"Teman-teman KPG kasih kabar bahwa Mas Rudy Badil sebelumnya jatuh di kamar mandi rumah. Tiba-tiba tadi pagi dapat kabar lagi dari anak beliau bahwa Mas Badil sudah pergi (meninggal dunia)," kata Maman Suherman pada Kompas.com.

Pada eranya, Rudy Badil merupakan salah satu pendiri Warkop Prambors bersama Nanu (Nanu Mulyono), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro).

Kenangan Rudy Badil
Kenangan Rudy Badil (Tribun Medan/doc.net)

Kala itu Rudy Badil bersama Nanu, Dono, dan Kasino merupakan mahasiswa di Universitas Indonesia. Sementara Indro kuliah di Universitas Pancasila.

Maman menambahkan, saat ia menulis kisah sejarah perjalan Warkop pada Kompasiana, Rudy tersanjung dan terharu.

"Ketika saya menulis sejarah Warkop di Kompasiana. Rudy meneteskan air mata. Dia mengatakan bahwa saya bisa menerjemahkan dan menangkap dengan jelas perjalanan warkop itu. Dia suka," kata Maman.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved