Pernikahan Dini di Ngulak

Viral Pernikahan Cilik Pelajar SD dan SMP di Ngulak Muba, Ini Kronologi Menurut Lurah

TRIBUNSUMSEL,COM, MUBA-Video pernikahan cilik antara dua pelajar berusia 14 tahun viral di media sosial

Viral Pernikahan Cilik Pelajar SD dan SMP di Ngulak Muba, Ini Kronologi Menurut Lurah
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi pernikahan cilik antara dua pelajar berusia 14 tahun viral di Ngulak Muba 

TRIBUNSUMSEL,COM, MUBA-Video pernikahan cilik antara dua pelajar berusia 14 tahun viral di media sosial.

Pernikahan itu terjadi di Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (muba), Kamis (11/7/2019) malam.

Rusmin, Lurah Ngulak dihubungi tribunsumsel,com, Jumat (12/7/2019) membenarkan adanya pernikahan itu.

"Benar, kemarin pernikahannya, cuma mereka tidak melapor, Saya juga tahu dari media sosial," kata Rusmin.

Diketahui dua pengantin cilik itu sama-sama berusia 14 tahun. Si pengantin perempuan baru tamat SD sedangkan pengantia pria sekolah SMP.

Truk Tabrak Tempat Pernikahan, Calon Pengantin Perempuan dan Tamu Lari Selamatkan Diri

"semuanya masih sekolah. Saya dan camat sudah ke lokasi. Mereka memang tidak ada paksaan orangtua, memang mau menikah," tambah Rusmin.

Dari hasil kunjungan ke lokasi, Rusmin belum medapat informasi detil mengenai alasan pernikahan itu selain sama-sama cinta.

Ia menceritakan, beberapa waktu lalu orangtua pengantin pernah ke Kantor Lurah Ngulak.

Tujuannya minta surat pengantar NA.

Kisah Pilu Pengantin di Palembang, Sang Ibu Meninggal 5 Jam Sebelum Akad Nikah

Saat itu Rusmin tidak ada di kantor, orangtua pengantin hanya bertemu sekretaris lurah.

Karena masih di bawah umur, seklur tidak memberikan surat pengantar.

Seklur saat ini menyarankan orangtua calon pengantin langsung ke Kantor Urusan Agama (KUA) supaya dapat penjelasan.

"Tidak tahu apa hasilnya, ternyata mereka menggelar pernikahan itu malam tadi di rumah pengantin perempuan," ungkap Rusmin.

Ini 3 Nama Calon Rektor Unsri Lolos Pemilihan Tahap Kedua, Ada Nama Anis Saggaf

Kedua pengantin merupakan warga asli, hanya saja mereka tinggal di desa berbeda.

"Sejak jadi lurah di sini belum pernah terjadi pernikahan cilik." ungkapnya.

Penulis: Wawan Perdana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved