Motif Batik dan Songket Muaraenim Harus Beda dari Yang Lain

Kementerian Koordinator Perekonomian RI himbau agar pengrajin songket dan batik Muaraenim dapat membuat motif songket dan batik

Motif Batik dan Songket Muaraenim Harus Beda dari Yang Lain
IKA ANGGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Motif Batik dan Songket Muaraenim Harus Beda dari Yang Lain 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Kementerian Koordinator Perekonomian RI himbau agar pengrajin songket dan batik Muaraenim dapat membuat motif songket dan batik yang beda dari yang lain agar dapat memiliki nilai jual yang tinggi.

Hal ini dikatakan langsung oleh oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, Daya Saing, Ketenagakerjaan dan UKM Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Dr Ir M Rudy Salahuddin MEM saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muaraenim, Selasa, (9/7/2019).

" Songket dan Batik Muaraenim ini memiliki peluang yang sangat bagus, namun untuk memiliki nilai jual lebih tentu harus pandai berinovasi, cari motif yang lain dari yang lain, sehingga tidak akan ada ditempat yang lain," kata Rudi Salahuddin.

Dikatakan Rudi, sejauh ini pihaknya mengalami kendala untuk membawa sejumlah produk lokal untuk naik keskala global.

" Kita banyak produk yang bagus, tapi begitu untuk menjadi skala industri dan yang bisa main diglobal kita menghadapi kendala karena rata-raya pelaku usaha kita masih berupa home industri, nah ini yang harus kita siapkan lagi bagaimana home industri ini bisa naik kelas dari home industri menjadi sentral industri sehingga bisa dijual melalui E-Commerce," katanya.

Sementara itu GM UPTE PTBA, Suhedi menyambut baik kedatangan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, Daya Saing, Ketenagakerjaan dan UKM Kementerian Koordinator Perekonomian RI tersebut.

" Kita berharap sentra songket dan batik ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan maupun Muaraenim pada umumnya," katanya.

Ia juga berharap kedepan akan ada sentral industri dari beberapa produk-produk yang dihasilkan.

" Sehingga hal ini dapat menjadi icon Tanjung Enim dan juga Muaraenim, yang pasti kita siap mendorong para pelaku usaha untuk lebih maju lagi melalui program CSR kita," katanya.

Dilain pihak Bupati Muaraenim, Ir H Ahmad Yani Yasaat menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, Daya Saing, Ketenagakerjaan dan UKM Kementerian Koordinator Perekonomian RI Di Pemkab Muaraenim mengatakan sebagai komitmen Pemkab Muaraenim untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pihaknya telah membentuk dinas tersendiri.

" Kita berharap dengan adanya dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif yang baru terbentuk maka semua program dapat dilaksanakan secara maksimal," katanya.

Untuk itu lanjutnya pihaknya meminta suport kepada pihak kementerian Perekonomian RI untuk memberikan pembinaan kepada pemkab muaraenim dalam memajukan dan melaksanakan program kerjanya.

" Kita juga berharap nantinya melalui pembinaan dari kementerian, kita dapat segera mewujudkan kawasan ekonomi kreatif yang sudah kita programkan," punngkasnya.

Caption: Suasana kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, Daya Saing, Ketenagakerjaan dan UKM Kementerian Koordinator Perekonomian RI
2 Lampiran

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved