Berita Palembang

Komisi IV Ancam Tidak Bahas APBD Perubahan Jika Ganti Rugi Lahan Musi 4 Belum Beres

permasalah ganti rugi lahan untuk jembatan alternatif yang menghubungi wilayah Ilir dan Ulu kota Palembang itu, sudah lama dibahas, dianggarkan

Komisi IV Ancam Tidak Bahas APBD Perubahan Jika Ganti Rugi Lahan Musi 4 Belum Beres
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Komisi IV DPRD Sumsel menerima sekitar 20 perwakilan warga yang terkena imbas pembangunan Musi IV Palembang, di ruang rapat komisi IV DPRD Sumsel, Senin (8/7/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Komisi IV DPRD Sumsel tidak akan membahas APBD Perubahan Sumsel tahun 2019, apabila Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak menyelesaikan biaya ganti rugi pembebasan lahan pembangunan Musi IV Palembang.

Hal ini ditegaskan Ketua komisi IV DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati, disela- sela menerima sekitar 20 perwakilan warga yang terkena imbas pembangunan Musi IV Palembang, di ruang rapat komisi IV DPRD Sumsel, Senin (8/7/2019).

"Kalau penganggaran pembebasan lahan warga di Musi IV belum selesai sebelum APBD Perubahan, kami tidak akan membahas APBD Perubahan 2019," kata Anita.

Menurut politisi Golkar ini, permasalahan ganti rugi lahan untuk jembatan alternatif yang menghubungi wilayah Ilir dan Ulu kota Palembang itu, sudah lama dibahas, dianggarkan dan disahkan dalam paripurna sejak 2017 lalu.

Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Saluran Transmisi PLN ke Muba  

"Ini bukan sekali dan berkali- kali. kami sudah mengingatkan OPD PUBM Sumsel apa yang telah dianggarkan untuk dilaksanakan yang sudah dibahas, dianggarkan dan disahkan paripurna."

"Sebab tidak boleh diubah- ubah anggaran yang sudah disahkan tanpa persetujuan," ucapnya.

Ditambahkan Anita, sebelumnya dalam APBD Sumsel anggaran ganti rugi pembebasan lahan untuk 200-an persil milik warga dikawasan Musi IV Palembang telah dianggarkan.

Telah disahkan dananya sekitar Rp 400 miliar tetapi di tengah jalan anggaran tersebut dipangkas dan dialihkan ke tempat lain.

"Alasan pemprov, akan diselesaikan hingga 2022, padahal disini masyarakat sudah menunggu dan siap. Kita juga minta aparatur untuk mengayomi jangan menelantarkan," ucapnya.

Menjambret Pakai Motor Rusak, 2 Pria Ini Ditangkap Massa saat Motornya Mogok di Jakabaring Palembang

Selain itu, Anita juga mengingatkan lembaga eksekutif yang ada, jika ada pembangunan di Sumsel jangan menimbulkan masalah, apalagi korbannya masyarakat yang sudah merelakan tanahnya untuk kepentingan umum.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved