Berita OKI

Perda Pemkab OKI : Tak Siapkan Apar Terancam Denda Rp 50 Juta

Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Damkar Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengingatkan agar pemilik toko dan bangunan menyiapkan APAR

Perda Pemkab OKI : Tak Siapkan Apar Terancam Denda Rp 50 Juta
TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
Foto Ilustrasi : Seorang Sekuriti sedang melintasi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Di Mall Lippo Plaza, Jakabaring, Palembang. Alat Pemadam Api Ringan ini sangat berguna untuk memadamkan api secara darurat 

TRIBUNSUMSEL.COM,KAYUAGUNG-Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Damkar Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengingatkan agar pemilik toko dan bangunan menyiapkan tabung Alat Penanggulangan Kebakaran/alat pemadam api ringan (Apar).

Alat ini bertujuan untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan terjadinya kebakaran yang meluas.

Hal ini ditegaskan Kasat Pol PP dan Damkar OKI Alex Sander melalui Kabid Penegakan Perda, Syawal Harahap saat dikonfirmasi, Minggu (30/6/2019).

Syawal menjelaskan hal ini sesuai dengan Perda Kabupaten OKI No 11 Tahun 2010.

Dijelaskan dalam perda itu, setiap bangunan wajib memiliki Apar.

Wawancara Khusus dengan Istri Bupati Banyuasin : Bertemu 4 Kali Tanpa Proses Pacaran

"Setiap bangunan wajib memiliki Apar. Baik itu toko, bangunan pribadi hingga kantor pemerintahan," jelas Syawal.

Ia menjelaskan, jika tidak menyiapkan Apar maka di dalam perda juga diatur mengenai sanksi.

Sesuai Perda OKI, No 11 Tahun 2010, Pasal 91 jelas diatur setiap pemilik atau pegawai yang tidak memenuhi kelengkapan, persyaratan penyelenggara gedung dan angkutan umum dapat dikenakan sanksi administrasi atau sanksi Pidana.

"Sesuai Pasal 92 perda tersebut, sanksi administrasi bisa berupa menunda dan pencabutan izin dan rekomendasi. Bahkan bisa dilakukan penutupan atau melarang penggunaan bangunan," jelas Syawal.

Sedangkan sanksi Pidana berupa kurungan enam bulan atau denda Rp 50 juta.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved