Berita Palembang

Satpol PP Palembang Tertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di BKB Selama 3 Hari Kedepan

Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sembarang tempat ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang

Satpol PP Palembang Tertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di BKB Selama 3 Hari Kedepan
Tribunsumsel.com/Winando
Penertiban PKL di Pelataran BKB 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sembarang tempat ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang.

Penertiban PKL terutama di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).

Penertiban ini terus dilakukan sampai tiga hari kedepan, terhitung sejak Jumat (21/6/2019).

Kabid Tibum dan Tranmas Satpol PP kota Palembang, Srihendra menyebut menurunkan anggotanya yang berjumlah 170 orang untuk melakukan penertiban disekitar BKB.

8 Tahun Menikah, Kenangan Adelia Saat Pertama Kenal Mas Pasha Ungu, Takut Karena Ada Istri & Kost

Viral Foto Keponakan Dewi Perssik, Rosa Meldianti Saat Kecil, Meldi : dari Buto Ijo Jadi Cinderella

Penertiban dilakukan sejak sore hingga malam hari tiga hari kedepan.

"Penertiban ini dilakukan karena laporan masyarakat akan banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di BKB," ungkapnya kepada Tribunsumsel.com

Selain penertiban, pihaknya juga menempatkan anggota Satpol PP di pintu masuk BKB, hal itu dilakukan agar pedagang tidak lagi memenuhi pelataran BKB.

"Penertiban dimulai pukul 16.00 sampai pukul 23.00, agar pedagang tidak kembali lagi berjualan" ucapnya.

Sebelum ditertibkan, pihaknya melakukan tindakan persuasif.

Satpol PP memberitahu kepada pedagang untuk meninggalkan lokasi BKB.

"Penertiban ini dilakukan dengan cara pendekatan, dan meminta agar tidak lagi berjualan disini, jika ia masih saja membandel barulah kita amankan barang dagangan agar memberi efek jera," ujarnya.

Sebenarnya disiagakan beberapa personil Satpol PP untuk mencegah adanya pedagang yang berjualan.

"Memang Setiap hari telah ada 4 regu patroli total 60 anggota, tetapi masih saja ada pedagang " ungkapnya.

Penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di Benteng Kuto Besak (BKB) juga akibat kehadiran mereka menimbulkan banyak sampah yang membuat pemandangan terganggu.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved