Yetty Oktarina Komisioner KPU Palembang jadi Tersangka, Pemuda Muhammadiyah Kawal Kasus

Ditetapkannya lima komisioner KPU kota Palembang oleh pihak Kepolisian Polresta Palembang, mendapat respon dari pimpinan wilayah pemuda Muhammadiyah

Yetty Oktarina Komisioner KPU Palembang jadi Tersangka, Pemuda Muhammadiyah Kawal Kasus
Tribunsumsel.com/ Arief B Rohekan
Komisioner KPU Palembang Yetty Oktarina 

Dijadikan Tersangka Polisi Bersama Komisioner Lainnya, Yetty Akan Dikawal Pemuda Muhammadiyah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,---Ditetapkannya lima komisioner KPU kota Palembang oleh pihak Kepolisian Polresta Palembang, mendapat respon dari pimpinan wilayah pemuda Muhammadiyah provinsi Sumsel.

Sebab dari lima komisioner KPU Palembang yang ditetap tersangka itu, Eftiyani (ketua), Abdul Malik (anggota), Syafarudin Adam (anggota), Alex Barzili (anggota) dan Yetty Oktarina (anggota), salah satunya adalah kader Muhammadiyah yaitu Yetty Oktarina.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumsel Zulfikar menyatakan, pihaknya prihatin atas kasus yang menjerat kadernya tersebut yang diduga melakukan pidana pemilu, dan pihaknya siap mengawal proses hukum yang dialami kadernya itu.

Ini Tanggapan Ketua Bawaslu Palembang Setelah Semua Anggota KPU Palembang Jadi Tersangka

"Saya selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumsel, akan dampingi kader kita (Yetty), yang bermasalah hukum dan dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian," katanya, Sabtu (15/6/2019).

Menurut mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel ini, pihaknya ingin mengawal tersebut agar proses hukum berjalan adil.

Seusai Prada DP Ditangkap Kasus Mutilasi Vera Oktaria, Begini Kondisi Keluarganya Sekarang

"Apa yang dilakukan pemuda Muhammadiyah, sehingga proses di pengadilan sampai proses hukum selesai," ucapnya.

Ditambahkan Zulfikar, ia jelas merasa ada kekecewaan yang dialami Yetty

Dimana sesama penyelenggara pemilu seakan dikorbankan, dan bukan saling koordinasi antara KPU dengan Bawaslu.

"Ini seakan- akan dikorbankan dengan kepentingan politik, sehingga tidak melihat tahapan pemilu apakah sesama penyelenggara pemilu tidak saling mengingatkan, bahwa tupoksi tugas dan kewenangan diabaikan.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved