Berita Palembang

Sudah Bayar DP tetapi Rumah Belum Juga Dibangun, Pria Ini Ternyata Jadi Korban Penipuan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Fakhri Firdaus (28 tahun), warga Jalan Sepakat, Kelurahan Kemang Manis Kecamatan Ilir Barat II Palembang, menjadi korban

Sudah Bayar DP tetapi Rumah Belum Juga Dibangun, Pria Ini Ternyata Jadi Korban Penipuan
Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Fakhri Firdaus (28 tahun), korban penipuan pembelian rumah melapor ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (13/6/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Fakhri Firdaus (28 tahun), warga Jalan Sepakat, Kelurahan Kemang Manis Kecamatan Ilir Barat II Palembang, menjadi korban penipuan.

DP (uang muka) membeli rumah dibawa kabur oleh RI (50 tahun), warga Jalan Surya Sakti Kecamatan Sukarami Palembang.

Kejadian berawal berawal saat korban menitipkan uang muka pembangunan rumah kepada terlapor pada Sabtu (30/9/2017).

"Waktu itu, saya datang kerumahnya untuk menitipkan uang muka pembangunan rumah," ungkapnya.

Keduanya sempat menuliskan surat pernjanjian di mana dalam perjanjian tersebut korban memberikan kwitansi pembayaran sebagai DP pembelian 1 unit rumah tipe 36, di kawasan Talang Jambe.

PDI Perjuangan Sumsel Duga Golkar Gelembungkan Suara, Hingga Jatah Kursi PDIP Hilang di Dapil Muba

Bupati Banyuasin Askolani Melamar dr Sri Fitriyanti, Acara Dibuka dengan Berbalas Pantun

Lalu dalam perjanjian itu juga dituliskan bahwa uang tersebut akan dikembalikan terlapor, Sabtu (25/5/2019).

" Namun hingga tanggal yang ditentukan, pembangunan rumah belum diproses hingga saat ini, dan uang saya juga tidak dikembalikan," ujarnya

Namun hingga saat ini rumah tersebut tidak dibangun dan terlapor susah untuk ditemui maupun dihubungi.

Korban menunggu itikad baik dari terlapor untuk mengembalikan uang muka pembangunan rumah tersebut, namun tak kunjung dikembalikan.

Akhirnya, ditemani sang ayah akhirnya mendatangi SPKT Polresta Palembang guna melaporkan kejadian yang dialaminya pada Kamis (13/6/2019).

"Dalam perjanjian itukan ditulis kalau sampai tanggal yang ditentukan dia gak kembalikan, maka saya bisa menuntut lewat jalur hukum," bebernya

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan penipuan.

"Benar korban telah membuat laporan dan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang," pungkasnya.

Aksi Pecah Kaca di Prabumulih Terekam Kamera, Tasi Berisi Alat Operasi Milik Dokter Mata Raib

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved