Berita Palembang

Minta Tolong ATM-nya Macet, Pegawai Salon di Palembang Ini Justru Jadi Korban Penipuan

Kalimatullah (39) warga Jalan Balap Sepeda Lorong Muhajirin Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang

Minta Tolong ATM-nya Macet, Pegawai Salon di Palembang Ini Justru Jadi Korban Penipuan
LUSI/TRIBUNSUMSEL.COM
Minta Tolong ATMnya Macet, Pegawai Salon Ini Justru Jadi Korban Penipuan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kalimatullah (39) warga Jalan Balap Sepeda Lorong Muhajirin Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang menjadi korban penipuan oleh AN.

Kejadian bermula saat pria yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai salon ini hendak menarik uang di ATM kawasan KFC Demang, Jalan Demang Lebar Daun Palembang pada selasa (28/05/2019)

Namun ATM korban mengalami gagal transaksi dan macet sehingga ATM tersebut tidak bisa digunakan.

"Saya panik karena ATMnya macet, lalu keluar kebetulan bertemu AN yang berada gak jauh dari sana, lalu saya panggil dan minta tolong dibenerin sama dia ATM saya," certa korban.

Kemudian AN yang meruoakan teman dari kekasihnya tersebut masuk ke ATM. Lalu AN memberitahu kepada korban untuk membuat laporan ke Bank karena ATM-nya tertelan.

Spesifikasi Xiaomi Mi Band 4, Smartband Terbaru Tahan Air Hingga Kedalaman 50 Meter

Ditipu Hingga Jadi Korban Settingan, Anggia Chan Murka Disebut Bagikan Uang Haram untuk THR Pegawai

Tak Ajukan Gugatan Hasil Pileg ke MK, Ketua Gerindra Sumsel : Saya Anggap Kami Bersih

"Lalu saya pergilah ke kantor bank terdekat untuk melakukan pengurusan ini, waktu ke bank, ternyata saldo saya sudah berkurang," bebernya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebessar Rp. 2,4 Juta. Dimana uang tersebut rencananya akan digunakan korban untuk berlebaran.

Korban sempat menanyakan perihal uang tersebut kepada terlapor. Namun terlapor justru membantah hal tersebut.

"Aku sempat telepon dia, dan aku tanya apa dia yang ambil duit aku dia banyak alasan dan bilang katanya dia sedang mudik ke Jalur," ungkapnya.

Merasa telah menjadi korban penipuan, bersama temannya, Korban membuat laporan ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (13/6/2019).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui kepala SPKT AKP Heri membenarkan adanya laporan korban.

"Benar, korban telah membuat laporan dan sudah kita terima, akibat kejaidan ini korban mengalami kerugian sebesar Rp 2,4 juta," kata Heri.

Dikatakan Heri selanjutnya laporan akan segera ditinsaklanjuti ke unit Reskrim Polresta Palembang.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved