Pemilu 2019

KPU Sumsel Sidang di Bawaslu RI, Alasan Tolak Penyandingan Data DA1 dan DB1 Dipertanyakan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel menalani sidang di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Selasa (11/6/2019)

KPU Sumsel Sidang di Bawaslu RI, Alasan Tolak Penyandingan Data DA1 dan DB1 Dipertanyakan
Istimewa
sidang pemeriksaan dengan nomor laporan 21/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 dengan agenda pemeriksaan laporan, meminta jawaban terlapor, dan pemeriksaan alat bukti, di Ruang Sidang Bawaslu RI, Selasa (11/6/2019) 

"Atas keberatan itu, kami juga melaporkan kepada Bawaslu Provinsi Sumsel untuk menindaklanjuti," ungkapnya.

Sementara Ketua Majelis Sidang Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo Ratna mempertanyakan hal tersebut.

Sebab berdasarkan keterangan saksi PKS kabupaten Empat Lawang atas nama Abdul Mun'im yang mengajukan form berkeberatan (DB2) karena menilai KPU Provinsi Sumsel menolak menyandingkan DA1 dengan DB1 karena hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten itu cenderung menguntungkan caleg DPR RI dari partai Nasdem.

Cerita Reza Pahlevi Mantan Ajudan Gubernur Alex Noerdin Yang Suka Balapan

"Ini kan ada keberatan dari saksi, nah KPU harusnya membiarkan saja atau ditindaklanjuti?" tanya Ratna.

Ratna juga mempertanyakan kepada saksi PKS Abdul Munim terkait kesamaan data DA1 yang diterimanya dengan data DB1 yang diterima saksi-saksi dari partai lain.

"Apakah saksi menerima data DA1 yang sama dengan data DA1 yang diterima saksi partai lain," jelas Ratna.

Formulir DA1 adalah kertas hasil rekapitulasi suara di level kecamatan.

Mekanismenya, data di DA1 harus sesuai dengan formulir rekap C1 yang merupakan hasil di TPS.

Sedangkan hasil rekap di level kabupaten/kota diistilahkan dengan Formulir DB1.

Sidang dengan lanjutan pemeriksaan dengan nomor laporan 21/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 Provinsi Sumatera Selatan itu pun direncanakan kembali digelar, Rabu (12/6/2019).

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved