Kronologi Pria Misterius Tewas Tergantung di Pamulutan, Sempat Tidur di Teras Warga

Masyarakat di simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir Sumatera Selatan dikagetkan dengan penemuan sesosok jenazah pria tergantung

Kronologi Pria Misterius Tewas Tergantung di Pamulutan, Sempat Tidur di Teras Warga
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Mayat Korban 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Masyarakat di simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir Sumatera Selatan dikagetkan dengan penemuan sesosok jenazah pria dalam posisi tergantung di sebuah pohon, Senin (10/6/2019).

Diduga pria tersebut nekat mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri.

Sontak hal ini membuat panik warga di sekitar lokasi kejadian dan langsung bergegas menghubungi pihak kepolisian setempat.

"Korban merupakan pendatang di daerah tersebut sehingga tidak ada satupun warga sekitar yang mengetahui identitasnya," kata Kanit Reskrim Polsek Pemulutan, Ipda
Dedi.

Lanjutnya, sebelum ditemukan tewas tergantung, pria tersebut sempat tertidur di teras rumah salah seorang warga di lokasi kejadian.

Namun pada pukul 05.30 pagi, korban sudah ditemukan tergantung di sebuah batang pohon oleh seorang warga yang hendak pergi ke pasar.

Dijadwalkan Tes DNA, Keluarga Karoman Korban Mutilasi Belum Juga Datang ke RS Bhayangkara Palembang

Satu Keluarga Keracunan Asap Genset, Orangtua Belum Tahu Marpel Meninggal Dunia

"Dugaan penyelidikan awal, kuat dugaan kasus ini murni bunuh diri. Tidak juga kami temukan satupun identitas yang melekat di diri korban," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari, identitas jenazah diketahui atas nama Nasution (36).

Dia merupakan warga desa muara lintang baru kecamatan pendopo barat kabupaten empat Lawang Sumatera Selatan.

"Tadi kita sudah melakukan pemeriksaan sidik jari, sehingga kita sudah mengetahui identitasnya," kata dokter forensik rumah sakit Bhayangkara, Kompol dr Mansuri, Spkf saat ditemui di rumah sakit Bhayangkara.

Dia mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang melekat ditubuh jenazah.

"Tanda-tanda kekerasan tidak ada, hanya ditemukan bekas luka jerat di leher jenazah, sehingga dugaan kuat mengarah murni karena gantung diri," ujarnya.

Hingga kini jenazah korban masih berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved