Puncak Arus Mudik di Pelabuhan TAA diprediksi Akhir Pekan ini

H-7 Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah arus mudik di Pelabuhan Penyebrangan Tanjung Api Api (TAA) Kabupaten Banyuasin,

Puncak Arus Mudik di Pelabuhan TAA diprediksi Akhir Pekan ini
YOHANES TRI NUGROHO
Suasana di Pelabuhan Tanjung Api-api, Kamis (30/5). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - H-7 Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah arus mudik di Pelabuhan Penyebrangan Tanjung Api Api (TAA) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) mulai terlihat.

Kepala Pos Pelabuhan TAA, Zulkarnain menyebut kenaikan jumlah penumpang mulai terlihat dari awal pekan ini. Pelabuhan yang biasanya melayani 5-6 trip perjalanan dalam sehari kini bertambah menjadi 7-8 trip.

"Sudah mulai terlihat tapi ini belum mencapai puncaknya, kemungkinan puncak arus mudik akan terjadi pada akhir pekan ini," ungkapnya kepada Tribunsumsel.com, Kamis (30/5/2019).

Prediksi itu didasari pada umumnya aktivitas kerja akan mulai libur pada akhir pekan ini sehingga para pemudik akan memulai perjalanan pulang ke kampung halaman pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

TV Online Trans 7 (Live Streaming) MotoGP 2019 di Sirkuit Mugello, Rossi Prediksi Balapan Sengit

Gara-Gara Bridal Shower yang Dianggap Tak Pantas, 3 Seleb Cantik Ini Malah Banyak Dapat Cibiran

Untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik 2019 pelabuhan telah menyiagakan sembilan unit kapal. Dan satu unit kapal tambahan yang saat ini tengah dalam proses izin untuk berlayar.

"Kalau armada kita ada sembilan unit. Ada kemungkinan ada satu unit kapal tambahan dari operator ASDP yang masih dalam proses perizinan, mudah mudahan segera bisa berlayar," katanya

Berkaca dari tahun 2018 lalu, pada puncak arus mudik pelabuhan TAA dalam sehari bisa melayani hingga 12 trip perjalanan. Artinya dalam dua jam sekali ada kapal yang akan diberangkatkan.

Dengan keterbatasan demaga yang hanya satu unit, dan rentan waktu dua jam untuk bongkar muat. Maka maksimal dalam sehari penyeberangan menuju Pelabuhan Tanjung Kalian, Bangka hanya 12 trip.

"Kita usahakan seluruh penumpang tidak ada yang menginap di Pelabuhan. Jika memang ada kepadatan maka trip perjalanan kapal akan terus ditambah hingga batas maksimal 12 trip," tegasnya.

Pada arus mudik kemungkinan besar kepadataan kendaraan akan terjadi di pelabuhan Tanjung Kalian, Bangka. Hal itu disebabkan banyaknya perantau yang mencari rejeki di Bangka yang pulang kampung halaman.

Sebaliknya, pada arus balik nanti, kepadatan kendaraan akan terjadi di Pelabuhan TAA, karena para perantau kembali dari kampung halaman menuju ke Bangka untuk bekerja.

"Kalau dari pengalaman tahun ke tahun Pelabuhan TAA akan padat pada arus balik nanti. Kalau saat ini biasanya di Pelabuhan Tanjung Kalian yang akan padat kendaraan penyebrang,"jelasnya

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved