Berita PALI

Perjuangan Sainimah, 25 Tahun Tinggal di Gubuk 2x3 Meter, tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Sejak ditinggal sang suami tiga tahun silam, kehidupan Nenek Sainimah kian berat.

Perjuangan Sainimah, 25 Tahun Tinggal di Gubuk 2x3 Meter, tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah
Reigan
Rumah Sainimah, warga Desa Babat Kecamatan Penukal menjadi satu potret warga miskin di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Sejak ditinggal sang suami tiga tahun silam, kehidupan Nenek Sainimah kian berat.

Wanita berusia 65 tahun ini harus banting tulang untuk mencukupi kehidupannya.

warga Desa Babat Kecamatan Penukal menjadi satu potret warga miskin di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) .

Bagaimana tidak, dirinya yang tinggal seorang diri harus tetap bertahan hidup dibawah garis kemiskinan meski mencari nafkah dengan menyadap karet.

Sementara, dari perkawinannya selama 25 tahun dengan sang suami, dirinya tidak dikaruniai anak.

Menghadiri HUT PALI, Gubernur Herman Deru Berbagi Resep Menurunkan Angka Kemiskinan

Bahkan rumah yang mirip gubuk berukuran lebih kurang 2X3 meter berdinding anyaman bambu ditempati lebih dari 25 tahun.

Bangunan non permanen itu masih menumpang di lahan milik warga setempat.

Tidak ada isi rumah yang mewah, bahkan listrik pun dia masih menggunakan minyak tanah.

Mirisnya beras pra sejahtera (Rastra) atau Raskin selama dirinya hidup, belum pernah dia nikmati.

Apalagi jenis bantuan pemerintah lainnya, PKH, BLSM atau jenis batuan lainnya tidak pernah dia dapatkan.

Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved