Tim Gabungan Polresta Palembang Tangkap 1 Tahanan Lagi, Kini Sudah 15 Tahanan Kabur Ditangkap

Polresta Palembang masih menangkapi tahanan narkoba yang kabur pada Minggu (5/5) dini hari.

Tim Gabungan Polresta Palembang Tangkap 1 Tahanan Lagi, Kini Sudah 15 Tahanan Kabur Ditangkap
LUSI/TRIBUNSUMSEL.COM
Tahanan kabur. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hingga Kamis (9/5) Tim gabungan Polresta Palembang, Satres Narkoba dan Sat Reskrim Polresta Palembang masih menangkapi tahanan narkoba yang kabur pada Minggu (5/5) dini hari.

Saat ini petugas gabungan telah menangkap 15 tahanan.

Adapun satu tahanan baru yang berhasil ditangkap yakni M Hasyim Azhari bin M Amin Fauzi (31) warga Jalan Faqih Usman kelurahan 1 Ulu Kecamatan Sebrang Ulu I Palembang.

Sedangkan untuk 14 tahanan sebelumnya yang berhasil diamankan yakni M Suhandri bin Malikur, M Iki Gunawan, Alvin Febriansyah, Hendri Romiyo, Zaim Fadli, Fahmi bin Zainal Abidin, Wahyu Budiman bin Kanalam, M. Trisno als Aak bin Jhoni Sibarani, Zahri bin Ali Daid, Bimo Saputra, Rajab Semendawai dan Maulana Ismail, M Arif Hidatullah , Adrian Kusuma Saputra. Sedangkan untuk otak pelaku hingga saat ini pihak kepolisiam masih terus melakukan pengejaran.

Polresta Gelar Rekonstruksi Tahanan Kabur, Ungkap Peran Tahanan dan Wanita Pengirim Gergaji

Suami Wanita Penyelundup Gergaji Besi ke Sel Polresta Palembang Dibekuk, 14 Tahanan Kabur Ditangkap

Sebelumnya, Polresta Palembang menggelar rekonstruksi atau reka adegan kasus kaburnya 30 tananan narokoba, Rabu (8/5/2019)

Reka adegan ini dilaksanakan di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di sel Polresta Palembang tempat para tahanan kabur dengan cara menjebol ventilasi sel pada Minggu (5/5/2019) lalu.

Dalam reka adegan ini, Indah (21) yang merupakan istri M Arif Hidatullah satu dari 30 tahanan yang kabur turut pula dihadirkan.

Kapolresta juga terus menghimbau kepada para tahanan yang kabur untuk dapat segera menyerakan diri sebelum akan dilakukan tindakan tegas dan terukur.

"Kami mengimbau pelaku maupun keluarga untuk menyerahkan sampai kemanapun akan kita cari dan kita kejar karena masing-masing dari mereka merupakan tahanan yang meresahkan," ungkapnya

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved