Berita Lubuklinggau

Listrik Sering Padam, GMNI Lubuklinggau Demo dan Bakar Ban di Halaman Kantor PLN Malam Hari

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Dua hari terakhir warga Kota Lubuklinggau mengeluhkan pelayanan yang diberikan PT PLN (Persero) WS2JB Area Lahat

Listrik Sering Padam, GMNI Lubuklinggau Demo dan Bakar Ban di Halaman Kantor PLN Malam Hari
Istimewa/ GMNI
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) demo di kantor PLN Lubuklinggau, Rabu (8/5/2019) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Dua hari terakhir warga Kota Lubuklinggau mengeluhkan pelayanan yang diberikan PT PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Lubuklinggau.

Keluhan warga mucul lantaran disaat aktivitas warga menjalani ibadah puasa sahur, berbuka puasa hingga salat tarawih tiba-tiba listrik padam.

Meskipun tidak ada hujan deras ataupun angin namun pemadaman listrik kadang berlangsung lama.

Karena kesal, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggeruduk kantor PLN Lubuklinggau, Rabu (8/5/2019) malam.

Tajir Melintir, Inilah 5 Sosok Pengacara Terkaya di Indonesia, Ada yang Dibayar Rp 8 Juta Per Jam!

Mereka membakar ban bekas di halaman kantor PLN Rayon lubuklinggau sembari meminta agar PLN Rayon Lubuklinggau tidak melakukan pemadaman saat bulan Ramadan.

Koordinator Aksi, Ario Pandiko pada wartawan mengatakan, aksi demo yang mereka lakukan merupakan puncak kekesalan mereka selama tiga hari terakhir.

Sebab di saat umat muslim sedang khusuk-khusuknya ibadah PLN malah melakukan pemadaman tanpa ada pemberitahuan kepada masyarakat.

"Kita kecewa karena saat berbuka dan sahur malah ada pemadaman. Padahal kedua waktu itu, adalah momen orang-orang sibuk untuk beraktivitas," katanya, Kamis (9/5/2019).

Pengamanan Super Ketat di KPU Sumsel, Pasang Kawat Berduri dan Berlakukan Rekayasa Lalulintas

Ia menuturkan pemadaman listrik sudah terjadi hingga hari ketiga Ramadan saat ini.

Kurang lebih empat sampai lima kali pemadaman.

Memang tidak lama. Namun cukup meresahkan karena dapat berakibat pada kerusakan barang elektronik.

"Durasinya paling 30 - 60 menit, kita tak tahu pasti apa penyebabnya. Karena listrik telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, terutama saat berbuka, shalat tarawih dan sahur," terangnya.

Bupati Banyuasin: Kerusakan Jalan Dilaporkan ke Menteri PU, Jamin Jalan Mulus Jelang Lebaran

Sementara temannya Agus Anpal menambahkan, PLN jangan hanya bisa menaikan tarif dasar listrik (TDL) namun pelayanan kepada masyarakat tidak dapat dipenuhi pihak PLN.

"Harga bayar listrik sudah mahal, kenapa pelayanan tidak maksimal, kalau alasanya sistem dan kerusakan itu alasan clasic. Kita pertanyakan kemana uang rakyat selama ini yang dibayarkan pada PLN kalau PLN tak mampu berbenah memperbaiki pelayanan," tambahnya.

Tribunsumsel.com masih berupaya mengonfirmasi Kepala PT. PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Lubuklinggau, Rizal Alfian.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved