Bidan Asal Ranau Dibunuh

Kronologi Pembunuhan Bidan Betti, Pelaku Seorang Sekretaris Desa, Pembunuhan Sudah Direncanakan

Pelaku Pembunuh Bidan Betti Seorang Seorang Sekretaris Desa, Pembunuhan Sudah Direncanakan

Kronologi Pembunuhan Bidan Betti, Pelaku Seorang Sekretaris Desa, Pembunuhan Sudah Direncanakan
Instagram @polsekpesisirutara
Ditemukan mayat di Jalan Lintas Barat Lampung-Bengkulu Pekon Rata Agung Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, Kamis (28/2/2019) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tiga tersangka pembunuh bidan Betti yang mayatnya ditemukan di jurang wilayah Pesisir Barat Provinsi Lampung telah ditangkap tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Barat.

Informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com, penangkapan tersangka atas nama Gidion Meldina seorang wanita, berhasil terungkap dalam kurun waktu kurang dari 12 jam usai peristiwa pembunuhan atau penemuan mayat bidan Betti di Lemong.

Penangkapan berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/132-B/II/2019/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SPKT Tanggal 28 FEBRUARI 2019.

Adapun identitas korban bernama Beti bin bairun berusia 45 tahun, warga Desa Sipatuhu Kecamatan Banding Agung Oku Selatan.

 Dikabarkan Ini Identitas Bidan yang Ditemukan Tewas di Pesisir Barat Lampung, Kerja di Puskes Ranau

Tersangka Gidion merupakan keponakan korban, kemudian pelaku atas nama Badriansyah (35) seorang sekretaris desa (PNS).

Kemudian tersangka Asrul Mubarik dan O (DPO).

Pembunuhan terjadi pada Rabu 27 Februari pukul 19.00-23.00 Wib.

Kronologi pembunuhan berdasarkan pengakuan para tersangka, dimana Gidion yang merupakan keponakan korban menyuruh Badriansyah , Asrul dan O untuk membunuh bidan Betti.

Gidion menjanjikan ketiganya dengan imbalan uang apabila berhasil membunuh.

Alasan membunuh Betti, karena Gidion sakit hati dan memiliki utang dengan bidan Betti.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved