Berita Mura

Sempat Viral, Taman Bunga Celosia Reysa di Musirawas Tutup, Tanaman Mati Diduga Disemprot Racun

Namun tiga hari terakhir bunga-bunga celosia yang ada di kebun ini berangsur-angsur layu dan mati, pihak pengelola pun terpaksa menutupnya

Sempat Viral, Taman Bunga Celosia Reysa di Musirawas Tutup, Tanaman Mati Diduga Disemprot Racun
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Seorang pengunjung saat melihat bunga celosia yang mati mendadak di Taman Bunga Reysa Musirawas, Minggu (24/2/2019) 

Kebun bunga dengan luas dua bahu atau 1400 meter persegi itu akan ditutup mulai Senin (25/2) besok.

Mengingat pasca banyak bunga yang mati jumlah pengunjung turun drastis.

"Padahal diperkirakan pertengahan Maret mendatang baru mati, karena sejak masa kuncup, mekar hingga mati biasanya bisa bertahan tiga bulan," tambahnya.

Walau pun diduga karena persaingan bisnis ia tidak ambil pusing.

Destinasi Wisata Pagaralam Layak Jual, Gubernur Herman Deru Ingatkan Jangan Pelit Promosi

Melihat Kreasi Lukisan di Wisata Kampung Mural di Goedang Boencit Tepian Sungai Musi Palembang

Ia dan suaminya berencana akan tetap menanam bunga dengan jenis yang sama, namun polanya saja yang diubah.

Mengingat saat ini animo pengunjung untuk wisata kebun bunga masih sangat banyak.

Bahkan Sabtu (23/2) kemarin rombongan ibu-ibu dari Lahat sebanyak tiga bus datang, mengira kebun Bunga Reysa masih buka.

"Pengunjungnya banyak ada dari Medan, Jakarta, Yogyakarta, bahkan ada juga yang dari luar negeri Malaysia dam India dibawa travel kesini," ungkapnya.

Pemkab Musirawas Siapkan 1.000 Sambungan Air Bersih Murah Warga tak Mampu, Ini Syaratnya

Jadwal dan Tarif (Ongkos) LRT Terintegrasi dengan Trans Musi Pakai Tiket Terusan, Lebih Murah

Ia menuturkan alasan memilih menanam bunga ketimbang menanam padi, karena menanam bunga untungnya jauh lebih besar hasil panen padi selama ini.

"Modal awal dari ngelola tanah sampai jadi seperti sekarang hampir
Rp 40 jutaan, setiap hari omsetnya bisa Rp 1 juta per hari, kalau weekend Sabtu, Minggu bisa sampai Rp 5 Juta," paparnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved