Berita Mura

Sempat Viral, Taman Bunga Celosia Reysa di Musirawas Tutup, Tanaman Mati Diduga Disemprot Racun

Namun tiga hari terakhir bunga-bunga celosia yang ada di kebun ini berangsur-angsur layu dan mati, pihak pengelola pun terpaksa menutupnya

Sempat Viral, Taman Bunga Celosia Reysa di Musirawas Tutup, Tanaman Mati Diduga Disemprot Racun
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Seorang pengunjung saat melihat bunga celosia yang mati mendadak di Taman Bunga Reysa Musirawas, Minggu (24/2/2019) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS-Kebun Bunga Reysa di Desa G 1 Mataram, Kecamatan Tugu Mulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura) akhirnya di tutup pihak pengelola.

Objek wisata ini sempat ramai dikunjungi masyarakat semenjak viral di Instagram dan Facebook.

Apalagi lokasinya sangat mudah di jangkau dari jalan poros utama.

Saat itu hamparan bunga berjenis celosia berwarna merah dan kuning menyatu di hijaunya persawahan, pengunjung yang berasal dari semua daerah takjub olehnya.

Cerita Polwan Bersepatu Roda di Palembang, Jatuh Sering tapi Ini Mengasyikkan dan Seru

Kuota Pemesan Perumahan BPS Land Palembang Terpenuhi, Pengembang Buka Waiting List

Namun tiga hari terakhir bunga-bunga celosia yang ada di kebun ini berangsur-angsur layu dan mati, pihak pengelola pun terpaksa menutupnya.

Pihak pengelola pun menduga bunga-bunga celosia dikebun miliknya layu secara mendadak dikarenakan sengaja disemprot orang tidak dikenal.

"Mungkin orang nyemprotnya Selasa (19/2) malam, karena saat itu kebon ini tidak ditunggu," ungkap Herlina (32 tahun) pemilik kebun Bunga Reysa pada Tribunsumsel.com, Minggu (24/2/2019).

Sinopsis Sinetron Cinta Buta SCTV Minggu 24 Februari 2019, Aulia Semakin Menjaga Jarak dengan Aslan

Kabar Pernikahan Syahrini-Reino Kian Berhembus, Luna Maya Disebut Gila oleh Sahabat Gara-Gara Ini

Kebun bunga milik Herlina itu, diduga disemprot orang tidak dikenal diketahui Rabu (20/2) pagi, saat itu tiba-tiba ia dikejutkan dengan bau racun rumput yang sangat menyengat.

"Awalnya saya mengira orang nyemprot hama wereng sawah, tapi sore harinya saya heran bunga-bunga di sini banyak yang layu, besoknya makin banyak lagi,"terangnya.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved