Berita Banyuasin

Bupati Banyuasin Askolani : Manfaat Data Statistik Sangat Besar dalam Kemajuan Daerah.

Apalagi Pemkab Banyuasin sudah serius dalam membangun tata kelola data dalam rangka mendukung kebijakan ‘one data one map’ Kabupaten Banyuasin

Bupati Banyuasin Askolani : Manfaat Data Statistik Sangat Besar dalam Kemajuan Daerah.
Humas Pemkab Banyuasin
Bupati Banyuasin Askolani dan kepala daerah lainnya menandatangani nota kesepahaman antara Badan Pusat Statistik (BPS) di Hotel Whyndam Kelurahan Jakabaring Selatan Kabupaten Banyuasin, Senin (19/2/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKABARINGSELATAN-Bupati Banyuasin Askolani menandatangani nota kesepahaman antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang berlangsung di Hotel Whyndam Kelurahan Jakabaring Selatan Kabupaten Banyuasin, Senin (19/2/2019).

Askolani bersama 16 bupati/walikota se Sumsel menandatangani nota kesepakatan itu dihadapan Gubernur Sumsel Herman Deru

Sesuai tema Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi untuk Menyukseskan SP 2020 Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia, Bupati Askolani mendukung penuh kebijakan BPS dalam pengelolaan satu data kependudukan.

Apalagi Pemkab Banyuasin sudah serius dalam membangun tata kelola data dalam rangka mendukung kebijakan ‘one data one map’ Kabupaten Banyuasin.

Sinopsis Terbaru Sinetron Cinta Buta SCTV, Jumat (22/2) Aslan Cemburu Reyhan Mesra Lagi dengan Aulia

Sintia Bocah Berkelamin Ganda, Ini Cerita Ibunya di Masa Kehamilan, Melahirkan dan Pertumbuhan

“Pemkab telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) No. 61 tahun 2017 tentang pedoman PPID dalam pengelolaan satu data pembangunan daerah di lingkungan Pemkab Banyuasin,” kata Bupati Askolani ketika ditemui usai acara

Menurutnya manfaat data statistik sangat besar dalam sebuah kemajuan suatu daerah.

Ia juga menambahkan data statistik sangat berguna untuk menentukan arah program pembangunan.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengungkapkan sudah kewajiban provinsi untuk menyatukan arah bagaimana persepsi antar Pemda, Pemkab dan Pemkot.

Sintia Bocah Berkelamin Ganda, Ini Cerita Ibunya di Masa Kehamilan, Melahirkan dan Pertumbuhan

Daftar Tarif Terusan LRT Terintegrasi Trans Musi dan Damri Kategori Umum, Pelajar, dan Mahasiswa

“Yang paling penting kita harus satu data setelah itu baru persepsi, ini (data) tak bisa dilakukan dari sekedar feeling. Paling tidak kita sudah komitmen untuk mencegah terjadi kebocoran data,” ucap Gubernur

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Endang Tri Wahyuningsih, menyampaikan data yang dihimpun akan dijadikan satu di Indonesia.

“Kita harapkan dengan satu data tidak ada lagi data yang tercecer. Konsep definisi metodologi yang jelas sehingga pengelola data bisa mengakses lebih mudah,” kata dia. (rel)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved