Galeri Foto

Perayaan Imlek Di Klenteng Kwam In Palembang

Klenteng Chandra Nadi Palembang atau lebih dikenal dengan Klenteng Dewi Kwan Im Bisa dibilang klenteng yang tertua di kota Palembang.

TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
Sejumlah masyarakat Tionghoa memasuki klenteng untuk melakukan ritual sembahyang pada perayaan imlek di Klenteng Dewi Kwam In, Kawasan 10 ulu, Palembang, Selasa (5/2/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Klenteng Chandra Nadi Palembang atau lebih dikenal dengan Klenteng Dewi Kwan Im Bisa dibilang klenteng yang tertua di kota Palembang, Dibandingkan klenteng lainnya.

Sejumlah Masyarakat Tionghoa menuju klenteng Dewi Kwam In untuk melakukan ritual sembahyang pada perayaaan imlek di Kawasan 10 Ulu, Palembang, Selasa (5/2/2019).
Sejumlah Masyarakat Tionghoa menuju klenteng Dewi Kwam In untuk melakukan ritual sembahyang pada perayaaan imlek di Kawasan 10 Ulu, Palembang, Selasa (5/2/2019). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)
Warga Tionghoa membakar garu untuk melakukan ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019).
Warga Tionghoa membakar garu untuk melakukan ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)

Pada perayaan Imlek klenteng Dewi Kwan Im lebih ramai didatangi. Berbagai prosesi ibadah masyarakat Tionghoa digelar pada tahun baru babi tanah tersebut.

Sejumlah warga Tionghoa menuju altar untuk melakukan ritual sembahyang pada perayaan imlek di Klenteng Kwam In, Kawasan 10 Ulu, Palembang, Selasa (5/2/2018).
Sejumlah warga Tionghoa menuju altar untuk melakukan ritual sembahyang pada perayaan imlek di Klenteng Kwam In, Kawasan 10 Ulu, Palembang, Selasa (5/2/2018). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)
Warga Tionghoa melakukan ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019).
Warga Tionghoa melakukan ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)

Ada pun Barongsai menari di depan klenteng untuk menghibur, tidak hanya warga Tionghoa tetap masyarakat sekitar pun ikut menyaksikan kebudayaan barongsai tersebut.

Kertas atau Pengganti Uang yang dibakar warga Tionghoa membakar ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019).
Kertas atau Pengganti Uang yang dibakar warga Tionghoa membakar ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)

Sesekali barongsai mengambil angpao yangdiberi oleh warga Tionghoa yang usai melakaukan sembahyang.

Warga Tionghoa melakukan ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019).
Warga Tionghoa melakukan ritual sembahyang pada perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)

Disisi kiri Klenteng berjejer masyarakat yang menjajakan bunga dan burung pipit untuk dijual kepada masyarakat Tionghoa.

Pada Tahun Baru Imlek, banyak tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Tionghoa yang merayakannya, salah satunya "fang sheng" atau menerbangkan burung pipit.

Warga Tionghoa melakukan ritual Melepas burung pipit yang menjadi sebuah simbol menjalin hidup berkesinambungan dengan alam dan agar mendapatkan rejeki di tahun baru tersebut. perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019).
Warga Tionghoa melakukan ritual Melepas burung pipit yang menjadi sebuah simbol menjalin hidup berkesinambungan dengan alam dan agar mendapatkan rejeki di tahun baru tersebut. perayaan Imlek di Klentang Dewi Kwam In, Palembang, Selasa (5/2/2019). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)

Fang sheng masih dilakukan hingga saat ini meskipun perkembangan zaman sudah banyak membuat tradisi lama terlupakan.

Seorang anak sedang melihat barongsai pada perayaan imlek di Klenteng Dewi Kwam In, Kawasan 10 ulu, Palembang, Selasa (5/2/2018).
Seorang anak sedang melihat barongsai pada perayaan imlek di Klenteng Dewi Kwam In, Kawasan 10 ulu, Palembang, Selasa (5/2/2018). (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)

Melepas burung pipit enjadi sebuah simbol menjalin hidup berkesinambungan dengan alam dan agar mendapatkan rejeki di tahun baru tersebut.

Barongsai sedang menghibur Warga Tionghoa pada perayaan imlek di Klenteng Dewi Kwam In, Kawasan 10 ulu, Palembang, Selasa (5/2/2018).Barongsai sendiri dipercayai masyarakat Tionghoa untuk mengusir roh Jahat.
Barongsai sedang menghibur Warga Tionghoa pada perayaan imlek di Klenteng Dewi Kwam In, Kawasan 10 ulu, Palembang, Selasa (5/2/2018).Barongsai sendiri dipercayai masyarakat Tionghoa untuk mengusir roh Jahat. (TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO)
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved