Breaking News Palembang

Beredar Kabar Orang Mabuk Lalu jatuh dari Jembatan Ampera, Ini Fakta Penelusurannya

Beredar informasi melalui pesan WhatsApp diduga ada orang mabuk jatuh dari jembatan Ampera, Selasa (5/2/2019).

Beredar Kabar Orang Mabuk Lalu jatuh dari Jembatan Ampera, Ini Fakta Penelusurannya
Tribun Sumsel/ Abriansyah Liberto
Suasana jembatan Ampera. 

Beredar Kabar Orang Mabuk Lalu jatuh dari Jembatan Ampera, Ini Penelusuran Tribun

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Beredar informasi melalui pesan WhatsApp diduga ada orang mabuk jatuh dari jembatan Ampera, Selasa (5/2/2019).

Tribunsumsel.com mencari kebeneran dari informasi tersebut.

Pertama Tribunsumsel.com mendatangi tepian Ulu sungai Musi, untuk menanyakan kejelasan pasti mengenai informasi tersebut.

Hasnah pemilik warung ditepian seberang Ulu sungai Musi mengaku sama sekali tidak tahu tentang berita tersebut.

"Kalau pun ada yang jatuh pasti orang-orang sudah banyak yang membicarakannya. Kabar ini saja baru saya dengar sekarang. Mungkin itu kabar palsu," ujarnya.

Sementara saat mendatangi tepian Ilir Sungai Musi, salah seorang pengemudi perahu ketek, di bawah jembatan Ampera mengatakan tidak mendengar kabar ada orang yang jatuh dari sungai Musi.

Namun pada Selasa pagi sekitar pukul 02.00 dini hari memang ada seorang pria separuh baya yang terjatuh dari tangga jembatan Ampera.

"Orang itu tidak pakai baju. Cuma pakai celana pendek saja. Saya tidak tahu itu orang gila atau orang mabuk, tapi yang jelas karena terjatuh tadi kepalanya berdarah. Mungkin itu awal mula cerita dari kabar orang yang jatuh dari jembatan Ampera yang tersebar itu,"kata Dayat salah seorang pengemudi kapal ketek dibawah jembatan Ampera.

Saat ini pria yang terjatuh tersebut tidak diketahui keberadaannya.

"Nah, saya kurang tahu sekarang orang itu dimana. Saya dengar sudah dibawa orang, tapi tidak tahu dibawa kemana,"ujarnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved