Berita Palembang
Mesin Cetak Rusak, 2 Mobil SIM Keliling Polresta Palembang Tidak Operasional
Sekitar dua bulan terakhir mobil layanan SIM (Surat Izin Mengemudi) keliling milik Polresta Palembang tidak dapat beroperasi
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sekitar dua bulan terakhir mobil layanan SIM (Surat Izin Mengemudi) keliling milik Polresta Palembang tidak dapat beroperasi.
Hal ini dikarenakana printer cetak pada mesin SIM tersebut mengalami kerusakan
Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Harsono melalui Kanit Regident, Iptu Merry Agustina, membenarkan mobil SIM keliling Polresta Palembang saat ini tidak melakukan pelayanan.
"Sudah sekitar dua bulan ini SIM keliling tidak aktif, karena mesin cetaknya rusak semua. Kita ada dua mobil SIM keliling yang biasa standby di kawasan Kambang Iwak, dan di depan kedamaian samping pondok Carli," katanya.
• Sriwijaya FC Minta PSSI Tunda Pertandingan Lawan PS Keluarga USU Medan, Ini Sebabnya
• Dua Tahun Usai Bercerai dengan Aming, Evelin Anjani Mulai Kenalkan Pria Ini ke Publik, Siapa?
Untuk itu, pelayanan SIM baik perpanjangan ataupun pembuatan baru, dialihkan ke Polresta Palembang, sampai mesin baru yang diajukan ke Dirlantas Mabes Polri tiba.
"Pelayanan tetap berjalan seperti biasa, hanya di drop semua ke Polresta. Kita sudah mengajukan permintaan mesin cetak SIM baru ke Dirlantas, mudah-mudahan pertengahan 2019 sudah datang dan bisa melayani seperti biasa," terangnya.
Sampai saat ini SIM keliling belum bisa beroperasi dikarenakan masih menunggu suku cadang dan perbaikan dari mesin cetak.
Namun selama mobil SIM keliling mengalami kerusakan tidak ada masyarakat yang tidak terlayani.
• Gubernur Herman Deru Lepas 3 Pelajar Sumsel Ikut Program Persiapan Kuliah di Inggris
• Kena Sindir Lucinta Luna Terkait Fatih Sefaragic, Artis Ini Emosi Sampai Sebut Ada Fitnah Dajjal !
Hanya saja saat ini lokasinya menjadi terpusat di satpas (satuan pelayanan administrasi) SIM Polresta Palembang
Meski pelayanan SIM dilakukan semua di Polresta, Merry menambahkan jumlah pemohon yang membuat SIM baru dan perpanjangan tidak mengalami peningkatan.
"Sampai saat ini tetap normal, dalam perhari ada sekitar 250 pemohon. Jadi sama saja, cuma sekarang ngumpul di satu tempat saja," ujarnya.