Berita Gubernur Sumsel

Sumsel Turut Berkontribusi Wujudkan Swasembada Gula Nasional

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya mewujudkan Sumsel sebagai daerah Swasembada gula sebagai bentuk dukungan atas kebijakan Pemerintah

Sumsel Turut Berkontribusi Wujudkan Swasembada Gula Nasional
Humas Pemprov Sumsel
Sumsel Turut Berkontribusi, Wujudkan Swasembada Gula Nasional 

Sementara itu konsumsi gula Sumsel sebesar 79.002 ton/tahun. Kondisi tersebut sedikit terjadi kekurangan produksi untuk memenuhi kebutuhan gula di Sumsel yakni sebesar 2,670 ton/tahun.

“Kita harapkan dengan beroperasinya pabrik gula PT Pratama Nusantara Sakti pada tahun 2019 ini. Akan dapat mencukupi kebutuhan gula sendiri bahkan berkontribusi dalam mewujdukan Swasembada gula, Nasional” tandasnya s

embari menyebutkan produksi gula nasional pada tahun 2018 lalu baru mencapai 2,14 juta ton. Sementara kebutuhan gula nasional mencapai 6,8 ton.

Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel H Fakhrurrozi Rais dalam laporannya menyebutkan tujuan digelarnya FGD,

untuk mendukung pencapaian swasembada gula nasional, juga untuk menghidupkan iklim investasi di subsektor perkebunan khususnya tebu dilahan marginal,

rawa basa di Sumsel. Disamping itu tujuan FGD adalah mengkaji teknologi budidaya tebu dan system penen tebu yang tepat untuk di terapkan di Sumatera Selatan.

“Melalui FGD ini kita harapkan akan medapatkan kesimpulan yang bermanfaat dalam mengatasi semua kendala dibidang perkebunan tebu di Sumsel,” tambahnya.

Dia merinci beberapa lahan terbu di Sumsel merupakan lahan basah atau rawa dan lebak. Bukan lahan gambut, lahan berkontur tidak rata atau bergelombang.

Sehingga sangat sulit penen menggunakan alat mesin panen secara mekanis.

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved