Berita Mura
Cerita Warga 15 Menit Angin Puting Beliung Porak-porandakan 27 Rumah di Musirawas
Puluhan rumah di Desa Simpang Gegas Temuan, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas porak-poranda dihantam angin puting beliung
Penulis: Eko Hepronis |
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Puluhan rumah di Desa Simpang Gegas Temuan, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas porak-poranda dihantam angin puting beliung, Rabu (9/1/2017) dini hari.
Dalam pristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, 27 rumah mengalami kerusakan.
24 diantaranya rusak ringan, 3 diantaranya rusak berat dan satu kandang ayam milik warga ambruk.
• Banyak PKL Ganggu Jalur Pasien Gawat Darurat, Jalan Samping RSUD Siti Aisyah Akan Ditutup
• BREAKING NEWS : Begini Nasib Uut Pemilik WO Mikhayla yang Tipu Pengantin Palembang
Aswani warga setempat menuturkan kejadiannya begitu cepat.
Awalnya Selasa (8/1/2019) malam pukul 23.00 WIB hujan turun disertai gemuruh halilintar.
"Tidak berselang lama hujan makin deras disertai angin kencang. Tiba-tiba terdengar brak saya kira apa, tidak tahunya atap rumah terbang," ujar Aswani saat dihubungi Tribun.
Saat itu suasana sangat menakutkan, rumah seperti mau ambruk, beruntung setelah 15 menit kemudian, hujan reda dan warga mulai keluar mengecek rumahnya masing-masing.
• Rumah Ketua KPK dan Wakilnya Diteror Bom, Antasari Azhar : Astagfirullah Masih Diserang Terus
• Marckho Sandy Susul Zulfiandi ke Madura United, Pemain Sriwijaya FC Hengkang
"Selain rumah, banyak juga pohon-pohon tumbang, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," katanya.
Kepala BPBD Kabupaten Mura, Paisol mengatakan dalam pristiwa tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat lebat disertai angin kencang.
"Upaya kita setelah mendapat informasi dari Kecamatan, tim TRC PB BPBD Mura bersama Kepala Desa dan Pos Ramil langsung menuju lokasi untuk mendata jumlah rumah rusak," ungkapnya.
Bupati Musi Rawas melalui BPBD Mura sudah memberikan bantuan sementara berupa terpal untuk menutup atap yang rusak dan segera berkoordinasi Dinas Sosial (Dinsos).
"Untuk tindakan lebih lanjut nanti diserahkan ke Dinsos," paparnya.