Kapolda Sumsel Ditabrak Ojek Online

Kronologi Lengkap Kapolda Sumsel Ditabrak, Ojek Online Penabrak Sempat Berhenti Lihat Kapolda Jatuh

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengalami kecelakaan saat bersepeda, Sabtu (5/1/2019) pagi.

Penulis: M. Ardiansyah |
Tribunsumsel.com/ Tiara
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain bertemu Yongky Ojek Online yang Menabrak Kapolda di RS Bhayangkara, Minggu (6/1/2019). 

 Breaking News: Ojek Online Penabrak Kapolda Sumsel Menyerahkan Diri, Inilah Pengakuannya

Menguak 7 Fakta Dibalik Penangkapan Vanessa Angel di Surabaya, Kondisi Saat Digerebek Jadi Sorotan

"Saya merasa bersalah dan menyerahkan diri ke Polresta," tambahya.

Sementara itu Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara juga mengatakan sudah memaafkan pelaku yang menabraknya.

"Sudah saya maafkan, namanya musibah saya sehat kok, cuma ya itu tadi, buat maayarakat kalau menabrak atau apaun yang berkainatan dengan kecelakaan lalu lintas, segera turun dan lihat korbannya, jangan lari," katanya.

"Yang saya denger dari pak Yongki ini katanya tidak mau berhenti karena takut di keroyok dan saat itu lagi bawa penumpang, pokoknya turun dulu, dan datangi kantor polisi terdekat," tambahnya.

Kapolda Sumsel mengalami patah tangan dan harus dioperasi.

Tapi kondisinya saat ini sudah membaik bahkan sudah bisa berkomunikasi dan bercanda.

Jenderal bintang dua ini bahkan sudah memaafkan penabraknya.

Daftar Harga HP Oppo Terbaru 2019 Serta Spesifikanya Mulai Rp 2 Juta, Oppo R17 Hingga A3S

Resep Pindang Tulang Palembang dan Cara Membuatnya, Porsi untuk Makan Berdua

Pemimpin redaksi Tribunsumsel.com, Weny Ramdiastuti menghubungi Kapolda untuk menanyakan langsung kondisinya.

"Ya Bu Wenni saya cuma patah tulang saja dan sdh dioperasi disambung lagi sore tadi. Hanya jika boleh saya tdk akan mempersoalkan yg menabrak saya hanya saja menghimbau siapapun kalau menabrak orang atau menyenggol orang sampai jatuh agar jangan melarikan diri"

"Bantu sapa yg ditabrak kecuali kalau kondisi khawatir akan dikeroyok massa segera datangi kantor pemerintah atau polisi utk minta bantun.," tulis Kapolda dalam pesan Whatsapp.

"Prinsifnya jika boleh saya himbau etika sebagai hidup saling tolong menolong. Saya memaafkan siapa yg menabrak atau menyenggol saya sehingga saya jatuh dan patah tulang atas apakah dia minta maaf ataupun tidak minta maaf,"

"Saya sadari ini adalah musibah saya pribadi saja dan alhamdulillah hanya patah tulang saja." tulisnya lagi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved