Cerita Khas Palembang

Mengenal Sosok Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara, Anak Petani Sempat tak Bisa Ambil Ijazah

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara ternyata sempat tak bisa mengambil ijazah SMA lantaran tidak memiliki biaya

Penulis: M. Ardiansyah |
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara 

Namun, karena berdasarkan uji psikotes, ia harus memilih untuk menjadi seorang Polisi.

Kembali tak sesuai keinginan, tetapi Zulkarnain muda tetap optimis apa yang telah ditentukan Tuhan kepadanya merupakan yang terbaik bagi dirinya.

Dari sana, Zulkarnain memutuskan untuk menjalani apa yang sudah diperuntukan Tuhan bagi dirinya.

Ia menikmati dan senang menjalankan pendidikan. Berat badannya bukan turun melainkan naik.

"Intinya saya gembira banget, sampai berat badan naik. Meksi harus berjemur, naik turun gunung, latihan, tetapi senang sekali dan sangat gembira," cerita putra asli Sumsel ini.

Apa yang dilakukannya selama pendidikan, sudah diambil hikmahnya dan memang sudah menjadi jalan dari Tuhan.

Dari itulah, menjalani apa yang telah ditakdirkan Tuhan kepada dirinya. Meski, apa yang sebenarnya menjadi impiannya tidak bisa tercapai tetapi dengan semangat dan bersyukur bisa membawa kebahagian dikemudian hari.

Saat disinggung mengenai perintah-perintah yang diberikan kepada anggotanya, jenderal bintang dua ini terus berupaya untuk memberikan win win solution dalam memecahkan suatu masalah.

Namun, ia sangat marah bila ada satu kasus yang menyebabkan korbannya mengalami luka berat atau sampai meninggal dunia.

Karena memang, bila menyangkut nyawa seseorang ia tidak mau kompromi.

Tolak Nasi Kotak Pemberian Ajudan, Kapolda Sumsel Malah Pilih Nasi Bungkus dengan Alasan Ini

7 Tempat Wisata di Muaraenim, Pilihan Cocok untuk Libur Akhir Tahun, Murah dan Bisa Ajak Keluarga

Maka dari itulah, perintah tindakan tegas dan sikat habis penjahat dengan tindakan sadis selalu diperintahkan kepada para anggotanya.

"Saya bukan benci dengan orangnya, tetapi tindakannya itu. Seperti kasus-kasus sopir taksi online yang dirampok lalu dibunuh, itu sangat sadis. Makanya saya tegaskan kepada anggota sikat habis," ungkapnya.

Putra Belitang OKU Timur ini juga menyadari, apa yang telah diperbuat kepolisian memang belum bisa membuat masyarakat merasa puas.

Namun, ia terus berupaya terlebih sebagai Putra Sumsel ia ingin agar Sumsel bisa aman dari tindak kejahatan.

Irjen Zulkarnain juga berpesan kepada generasi muda khususnya di wilayah Sumsel, untuk tidak mudah mempercayai berita-berita hoax.

Kapolda Sumsel Irjen Pol ZUlkarnain Adinegara
Kapolda Sumsel Irjen Pol ZUlkarnain Adinegara (Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana)
Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved