Harga Ayam dan Telur Terus Merangkak Naik, Ini Sebabnya

Jelang akhir tahun harga ayam dan telur mulai merangkak naik. Untuk ayam per kg-nya ada yang mencapai Rp 30 Ribuan dan telur diatas Rp 21 Ribuan.

Harga Ayam dan Telur Terus Merangkak Naik, Ini Sebabnya
Mother Nature Network
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jelang akhir tahun harga ayam dan telur mulai merangkak naik.

Untuk ayam per kg-nya ada yang mencapai Rp 30 Ribuan dan telur diatas Rp 21 ribuan.

Namun kenaikan harga tersebut bukan dikarenakan permintaan yang meningkat, melainkan karena harga pakan seperti jagung yang naik.

"Harga ayam dan telur saat ini terkoreksi, dikarenakan harga jagung yang meningkat dari Rp 4000 per kg menjadi Rp 6000 per kg," ujar Ketua Asosiasi Masyarakat Perunggasan Sumsel (AMPS), Ismaidi saat dikonfirmasi, Selasa (11/12/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan kenaikan harga jagung maka harga ayam dan telur tentunya turut naik.

Harga telur dan ayam ditingkat petani yaitu untuk telur sebelumnya Rp 20 Ribu per kg menjadi Rp 20500 dan untuk ayam dari Rp 18 Ribu per kg menjadi Rp 19500 per kg.

"Untuk stok ayam dan telur sendiri InsaAllah cukup. Produksi untuk ayam 320 ton per hari dan telur 300-325 ton per hari. Sedangkan untuk permintaan sendiri masih normal dan tidak ada peningkatan," katanya.

Ia pun mengatakan, terkait akhir tahun berupa natal dan tahun baru biasanya tidak mempengaruhi permintaan. Permintaan masih biasa-biasa saja, berbeda halnya kalau lebaran.

"Sementara itu terkait musim hujan produksi ayam sedikit tergangu karena saat musim hujan ada beberapa penyakit terhadap ayam, yang berakibat pada pertumbuhan ayam yang terganggu," ungkapnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved