Sumsel vs Sumut: Head To Head Ekonomi

Data yang dirilis pada tulisan ini merupakan data resmi yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik masing-masing daerah yakni Sumsel dan Sumut.

Penulis: Prawira Maulana | Editor: Prawira Maulana
Tribun Sumsel/ Abriansyah Liberto
Ilustrasi suasana jembatan Ampera. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Banyak pembaca Tribunsumsel.com ternyata berasal dari Sumatera Utara bukan hanya dari Sumsel.

Karena itu kami menyajikan artikel tentang head to head kedua provinsi. Semangatnya bukan untuk saling membandingkan, tapi untuk lebih memudahkan melihat data. Guna menjalin kedekatan dua daerah yang sama-sama di Sumatera.

Data yang dirilis pada tulisan ini merupakan data resmi yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik masing-masing daerah yakni Sumsel dan Sumut.

Inflasi

Sumsel

Kota Palembang pada November 2018, inflasi tahun kalender (kumulatif hingga November 2018) adalah 1,81 persen. Inflasi "year on year" (November 2018 hingga November 2017) sebesar 2,43 persen.

Komoditas yang berkontribusi terhadap kontribusi inflasi terbesar di Kota Palembang meliputi: beras, bawang merah, sewa rumah, transportasi udara, listrik dan tarif kredit bergerak.

Sumut

Bulan November 2018, Medan deflasi sebesar 0,64 persen atau terjadi penurunan indeks dari 139,26 pada bulan Oktober 2018 menjadi 138,37 pada bulan November 2018.

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks tiga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 3,30 persen; kelompok sandang sebesar 0.24 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 0,10 persen. Sementara itu kelompok yang mengalami peningkatan indeks yaitu, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,06 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,20 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,04 persen; dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,68 persen.

Komoditas utama penyumbang deflasi selama bulan November 2018 di Medan, antara lain cabai merah, cabai rawit, gaun/terusan, jas, daging sapi, cabai hijau, dan gula pasir.

Nilai Tukar Petani

Sumsel

Nilai Tukar Petani Provinsi Sumatera Selatan pada bulan November 2018 tercatat sebesar 92,42 atau turun sebesar 0,72 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.

Penurunan NTP ini dipengaruhi oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang mengalami penurunan sebesar 0,91 persen, lebih tinggi daripada penurunan pada Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang turun sebesar 0,20 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved