Haris pula meminta agar sang pelatih menjaga bicaranya terkait hal ini.
“Harus jaga etikanya, itu sama sekali tidak benar, liga belum habis kontrak belum habis sudah kasih statmen seperti itu,” terang Haris.
Persaingan semakin sengit. Isu mafia pengatur skor mulai membuat risau tim Sriwijaya FC, utamanya sang kapten Yu Hyun Koo yang pernah ditawari suap Rp 400 juta. . Berikut warancara Tribun Sumsel. . Tanya : Yu, kabarnya kamu pernah ditawari buat mengalah atau pengaturan skor semacam itu? Apa ada saat lawan Arema ini? . Jawab : Setiap pertandingan pasti ada yang telepon sampai sekarang pun ada. . Mulanya sudah lama lawan Bhayangkara sudah telepon. Setiap pemain mulai bertanding telepon dan WA ke saya, tapi saya tahu itu seperti uang kotor, hati-hati itu. Saya tidak mau, tapi mereka telepon saya terus, tapi saya tidak mau angkat, WA tidak saya balas. . Cak mano pendapat wong kito? . Wawancara Selengkapnya, Yuk baca koran Tribunsumsel edisi Senin, (3/12) . . TRIBUNSUMSEL.COM/weni wahyuni #yuhyunkoo #tribunsumsel #SriwijayaFC #LaskarWongKito #SFCDAY #KitoPacak #mafiasepakbola #mafiabola #pengaturanskor #skor